Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN DRIP IRRIGATION PADA PERTUMBUHAN TANAMAN KAPAS (Gossypium sp.) Syahruni Thamrin; Budiman Budiman; Baso Darwisah; Junaedi Junaedi
Agric Vol. 29 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2017.v29.i2.p113-120

Abstract

Kondisi penanaman kapas di Sulawesi Selatan selalu terkendala dalam pemenuhan air. Semua tahap pertumbuhan tanaman tidak optimal untuk meningkatkan produksi, sehingga perlu adanya teknologi pengelolaan air yang baik, seperti melalui penyediaan air bersih dengan sistem irigasi tetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan irigasi pada tanaman kapas dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Model aplikasi dengan merancang sistem irigasi tetes dan penanaman kapas di lahan disiapkan sebagai plot demonstrasi. Pengamatan dilakukan pada fase perkecambahan dan fase vegetatif tanaman awal. Berdasarkan hasil desain irigasi tetes, laju alir emiter (EDR) adalah 34.266 mm / jam dengan waktu operasi 4.08 menit / hari. Dari pengamatan pertumbuhan kapas, diketahui bahwa waktu perkecambahan berlangsung dari 6 sampai 13 hari setelah tanam, rata-rata tinggi tanaman mencapai 119,66 cm, dengan jumlah daun rata-rata 141,93 buah dan jumlah bolls rata-rata 57,16 boll.
Isolasi dan Karakterisasi Morfologi Bakteri Dekomposer Asal Rhizosfer Tanaman Bambu dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan Mu'minah; Darmawan; Baso Darwisah; Junyah Leli Isnaini; Abdul Mutalib; Muh. Dzulkifly Ashan; Sarief Ismail; Erny Yuniarti
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1330

Abstract

The utilization of microorganisms that can accelerate the composting process is the utilization of decomposing bacteria from decomposer products that are useful for accelerating the decomposition process of organic materials. This study aims to obtain bacterial isolates that can function as agricultural waste decomposers from bamboo rhizosphere from Sidrap Regency. This study consists of 4 stages, namely (i) Sampling in the bamboo plant rhizosphere, (ii) Isolation of rhizosphere soil samples, (iii) Identification of microorganism morphology, (iv), and the last stage is testing the ability to degrade cellulose (cellulolytic). The study results showed that in Sidrap Regency, there were 4 sampling points, namely at S 030 57 '25.4 "and E 1190 40'44. 9" and S 03056'09.7 "and E 1190 41'24.9". There, 52 isolates were successfully isolated from the four places. Isolates SDR1A101B and SDR1A107B have the best ability to degrade and decompose cellulose.