Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon Perkecambahan Benih Jagung (Zea mays. L) Pada Kondisi Cekaman Garam: Respon Perkecambahan Benih Jagung (Zea mays. L) Pada Kondisi Cekaman Garam Kalis Amartani
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 3 No 1 (2019): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.967 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v3i1.32

Abstract

Germination is first stepping propagation a plant especially of plants yielding seed. Salinity effect during the germination phase can cause obstructed of seed grain because seed grain to experience plasmolysis. The aim of the research to know germination response seed grain of corn in the condition of a stress salt. This experimental was arranged in randomized complete design (RCD) with five replication. This research was done by germinated seed grain of corn in the seedling medium contained salt with the kind of concentration were 0 ppm (control), 2000 ppm, 4000 ppm, 6000 ppm, 8000 ppm then observation of germination seed process 14 days after seedling. The average value was counted with the F test and continued Honestly significant different at the 0,05 significant level. The result showed variable stress salt with concentration 4000 ppm not different significant with concentration 0 ppm
Inovasi Dan Teknologi Sistem Budidaya Bawang Merah Di Desa Watukalangkari, Bombana Gusnawaty HS; Muhammad Taufik; Rahim Aka; Kalis Amartani; Muhammad Botek
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i2.1695

Abstract

Desa Watukalangkari adalah salah satu desa di Kabupaten Bombana yang memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang dapat diandalkan di bidang budidaya bawang merah. Namun selama ini budidaya bawang merah yang dilakukan belum maksimal dan sehingga produktivitas bawang merah belum memberikan hasil yang diharapkan. Kegiatan budidaya bawang merah yang dilakukan masih sangat minim teknologi, seperti system pengairan yang masih manual/konvensional, tanpa dan sangat minim pengapuran, pemupukan organic terfermentasi dan belum adanya perlakuan benih sebelum tanam.  Oleh karena itu  kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan level keberdayaan petani bawang merah sebagai mitra sasaran dalam penerapan atau melakukan inovasi teknologi dalam hal tersebut sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan produksi bawang merah yang maksimal.Inovasi teknologi yang diberikan yaitu teknologi penyiraman dengan system sprinkle, teknologi pengapuran dan pemupukan organic terfermentasi dari kotoran ternak, perlakuan benih bawang dengan melakukan perendaman dalam larutan biopestisida sebelum benih bawang merah ditanam.   Adapun metode pelaksanaannya pengabdian ini diawali dengan sosialisasi kegiatan, kemudian kegiatan penyuluhan dan bimbingan teknis serta demplot percontohan. Kegiatan ini sangat membantu petani atau mitra sasaran dalam mengelola usahatani bawang merah menjadi usaha tani yang dapat mendukung peningkatan produktifitas bawang merah di Kabupaten Bombana.