Mustakim Mustakim
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Pengelolaan Penyakit Hipertensi Berbasis Masyarakat dengan Pendekatan Keluarga di Kelurahan Pondok Jaya, Tangerang Selatan Ridhwan Fauzi; Rusman Efendi; Mustakim Mustakim
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v4i2.1931

Abstract

Manajemen penyakit hipertensi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kondisi medis pasien dan memperlambat terjadinya komplikasi. Akan tetapi pelaksanaan program manajemen penyakit hipertensi belum terlaksana dengan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif keluarga dalam mendukung kesuksesan pengelolaan penyakit hipertensi di Kelurahan Pondok Jaya, Tangerang Selatan. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap yaitu analisis situasi, formulasi rencana, implementasi, dan monitoring evaluasi. Tahap analisis situasi dilakukan dengan survey mawas diri dan telaah data sekunder di Puskesmas. Tahap kedua dilakukan dengan melakukan musyawarah masyarakat. Tahap implementasi terdiri dari tiga program yaitu door to door campaign dan skrining hipertensi, edukasi/penyuluhan, dan senam bersama. Evaluasi tekanan darah sistol dan diastol serta pengetahuan peserta sebelum dan sesudah program. Hasil intervensi menunjukan terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistol, diastol, dan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah program (p<0.005). Program pengelolaan penyakit hipertensi dengan pendekatan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kondisi klinis masyarakat penderita hipertensi. Oleh karena itu, petugas pelayanan kesehatan primer lebih meningkatkan peran aktif keluarga dalam mensukseskan program pengelolaan penyakit kronis.
Stress Kerja pada Perawat Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Mustakim Mustakim; Eka Luthfi Nur Andini; Intan Rosenanda Sofiany
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 17. No. 2. Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.17.2.2022.48-56

Abstract

Background: Nurses are one of the professions with a high level of work stress. The 2018 Indonesian National Nurses Association survey showed 50.9% of nurses in Indonesia experienced work stress. Objective: This study aims to determine the factors associated with work stress on nurses at the inpatient installation of the Jakarta National Brain Center Hospital in 2021. Method: This study is a quantitative correlational study with a cross-sectional design. The population in this study were all nurses in the inpatient installation of the National Brain Center Hospital. Sampling was done by non-probability sampling with accidental sampling technique and obtained 56 respondents. Result: As many as 39.3% of respondents who experience work stress in the severe category. The results of bivariate analysis showed that there was a significant relationship between age (P=0.036), marital status (P=0.017), physical environment (P=0.023) and social support (P=0.004) with the incidence of work stress. However, there was no significant relationship between gender (P=0.132), tenure (P=0.458), interpersonal conflict (P=0.631), workload (P=0.968), shift work (P=0.072) and activities outside of work. (P=0.068) on work stress. Conclusion: Agencies should provide workloads that are in accordance with the abilities and competencies of workers while still paying attention to workers' rights in order to prevent work stress on nurses.