Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Factors Associated with Cigarettes Use among High School Students in Jakarta Fauzi, Ridhwan; Areesantichai, Chitlada
Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2016): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.578 KB) | DOI: 10.12928/kesmas.v10i2.5244

Abstract

Background: Tobacco epidemic is in alarming state in Indonesia. More than one-third of people reported as active smoker. The trend of cigarettes use has been vastly growth since past decade particularly among adolescent. The study aims to find out factor associated with cigarettes use among high school students in Jakarta. Method: The study design was cross sectional. A selfadministrated questionare were constructed. A total of 1,318 students from 14 schools all over Jakarta were participated. The data was examined by multiple logistic regressions. Result: The result revealed the prevalence of cigarettes smoking was 21.5% of experimental and 16.2% of past 30 days. Gender, smoking behavior of mother and brother were found as significant predictors of cigarettes smoking. Being male were five times (AOR:5.323, 95% CI:4.143-6.838) more likely to become cigattes smoker than female. The study showed that tobacco use was major public health threat in Indonesia. Conclusion: Government must issue a stronger regulation immediately to reduce tobacco epidemic.
FACTORS ASSOCIATED WITH CIGARETTES USE AMONG HIGH SCHOOL STUDENTS IN JAKARTA Fauzi, Ridhwan; Areesantichai, Chitlada
Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2016): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.578 KB) | DOI: 10.12928/kesmas.v10i2.5244

Abstract

Background: Tobacco epidemic is in alarming state in Indonesia. More than one-third of people reported as active smoker. The trend of cigarettes use has been vastly growth since past decade particularly among adolescent. The study aims to find out factor associated with cigarettes use among high school students in Jakarta. Method: The study design was cross sectional. A selfadministrated questionare were constructed. A total of 1,318 students from 14 schools all over Jakarta were participated. The data was examined by multiple logistic regressions. Result: The result revealed the prevalence of cigarettes smoking was 21.5% of experimental and 16.2% of past 30 days. Gender, smoking behavior of mother and brother were found as significant predictors of cigarettes smoking. Being male were five times (AOR:5.323, 95% CI:4.143-6.838) more likely to become cigattes smoker than female. The study showed that tobacco use was major public health threat in Indonesia. Conclusion: Government must issue a stronger regulation immediately to reduce tobacco epidemic.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Produk Tembakau Non-Rokok pada Pelajar SMP di Indonesia Ridhwan Fauzi; Siti Riptifah Tri Handari
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 15 No. 2: JUNI 2019
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.811 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i2.5560

Abstract

Non-cigarettes tobacco smoking products have similar negative impact to the health as conventional cigarettes.However, most of adolescent are unaware of the problem. Nowdays, the products gain more popularityamong youth. This study aims to find out factors associated with non-cigarettes tobacco products (NCTP) useamong junior high school students in Indonesia. The study used crossectional design. The source of data weresecondary data of the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014. GYTS is a school-based survey of junior highschool students. Data was obatianed from three regional (Jakarta, Bekasi, and medan) from September 21st 2013to June 20th2014. The population of study is national representative of junior high school students in Indonesia.The sampling method was multistage cluster random sampling. Total sampling was 5.986 students. Data wasweighted by SUDAN and analyzed by chisquare test and multiple logistic regressions. Study revealed that about3,6% respondents ever used NCTP in past 30 days. NCTC used was significantly associated with gender, conventionalcigarettes smoking status and attitude in p<0,001. Students who regularly smoked convenstional cigaretteswere 12,055 (CI 95%: 7,674-18,937) more likely to use NCTP than non smoker.
DETERMINANTS OF PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR AMONGST ADOLESCENTS IN INDONESIA Nadhirul Mundhiro; Ridhwan Fauzi; Mohammad Ainul Maruf; Nurfadhilah Nurfadhilah
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 10 No. 1 (2021): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v10i1.2021.86-93

Abstract

Premarital sex is a growing social issue in Indonesia. The number of adolescents who conduct premarital sex has increased over the years. This study aimed to analyze the determinants of premarital sex behavior among adolescents in Indonesia. The study used secondary data from the 2017 Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) with a total of 22,583 adolescent participants. The chi-square and multiple logistic regression were performed to assess the association of premarital sex behavior with socio-demographic status, tobacco, alcohol, and drug use. The results revealed that premarital sex was associated with sex, age, education level, smoking status, alcohol consumption, and drug use. Adolescents who had drunk alcohol were almost twenty times more likely (AOR = 19,888; 95% CI = 16,124-24,531) to have premarital sexual intercourse compared to adolescents who had not. The results found that premarital sex was strongly correlated with addictive substance use. Therefore, the government should formulate integrated health intervention programs to prevent risky health behaviors among adolescents. These can include integrating education on the dangers of smoking, alcohol consumption, and drugs into the Generation Planning or Generasi Berencana (GENRE) program, or Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) or Youth Information and Counseling Center, which focuses on reproductive health in one package.
Program Pengelolaan Penyakit Hipertensi Berbasis Masyarakat dengan Pendekatan Keluarga di Kelurahan Pondok Jaya, Tangerang Selatan Ridhwan Fauzi; Rusman Efendi; Mustakim Mustakim
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v4i2.1931

Abstract

Manajemen penyakit hipertensi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kondisi medis pasien dan memperlambat terjadinya komplikasi. Akan tetapi pelaksanaan program manajemen penyakit hipertensi belum terlaksana dengan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif keluarga dalam mendukung kesuksesan pengelolaan penyakit hipertensi di Kelurahan Pondok Jaya, Tangerang Selatan. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap yaitu analisis situasi, formulasi rencana, implementasi, dan monitoring evaluasi. Tahap analisis situasi dilakukan dengan survey mawas diri dan telaah data sekunder di Puskesmas. Tahap kedua dilakukan dengan melakukan musyawarah masyarakat. Tahap implementasi terdiri dari tiga program yaitu door to door campaign dan skrining hipertensi, edukasi/penyuluhan, dan senam bersama. Evaluasi tekanan darah sistol dan diastol serta pengetahuan peserta sebelum dan sesudah program. Hasil intervensi menunjukan terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistol, diastol, dan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah program (p<0.005). Program pengelolaan penyakit hipertensi dengan pendekatan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kondisi klinis masyarakat penderita hipertensi. Oleh karena itu, petugas pelayanan kesehatan primer lebih meningkatkan peran aktif keluarga dalam mensukseskan program pengelolaan penyakit kronis.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Mencucitangan pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Hermina Galaxy Bekasi Ridhwan Fauzi; Elsa Octaviani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.853 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.12-19

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu elemen kunci dalam mencegah terjadinya infeksi nosokomial dan melindungi penyakit akibat kerja pada tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mencuci tangan pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hermina Galaxy Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Pengambilan data dilakukan kepada seluruh perawat dan bidan yang bekerja di ruang perawatan yang berjumlah 75 orang. Penilaian kepatuhan mencuci tangan sebelum dan setelah tindakan dilakukan dengan observasi langsung. Adapun variabel independen terdiri dari jenis kelamin, usia, masa kerja, supervisi, dan sikap. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepatuhan mencuci tangan sesuai dengan standar pada perawat dan bidan sebesar 32%. Analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan bermakna antara usia dan masa kerja dengan kepatuhan mencuci tangan pada nilai p<0,01. Kepatuhan mencuci tangan masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi secara berkelanjutan tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan bagi tenaga kesehatan.
Analisis Faktor Risiko Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilayah Jadetabek Istianah Surury; Siti Nurizatiah; Siti Riptifah Tri Handari; Ridhwan Fauzi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.77-89

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan kebutuhan esensial bagi bayi. Bayi yang tidak diimunisasi dengan lengkap, berisiko terinfeksi penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi. Telah terjadi penurunan cakupan imunisasi di beberapa wilayah seperti Tangerang dan DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Cakupan imunisasi dasar lengkap di DKI Jakarta tahun 2018 mengalami penurunan dari tahun 2017 sebesar 95,17% menjadi 87,9%. Begitu juga yang terjadi di Kota Tangerang, cakupan imunisasi dasar tahun 2018 yang dicapai sebesar 95,80%, namun terjadi penurunan cakupan dari tahun 2017 sebesar 96,73%. Tujuan studi ini adalah mengetahui faktor-faktor pada ibu yang berhubungan dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah Jadetabek tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil statistik mendapatkan bayi dengan imunisasi dasar tidak lengkap sebesar 32,9%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, dan sikap ibu. Ditemukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara keterjangkauan tempat pelayanan dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi. Diharapkan agar ibu dapat menambah pengetahuan terkait dengan imunisasi dasar pada bayi dengan mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan ataupun melalui sumber informasi daring lebih mudah dijangkau.
Pengetahuan, Sikap, dan Penggunaan Pestisida oleh Petani Padi dan Sayur di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Rusman Efendi; Denita Nur Anisya; Adinda Nurfitriyani; Siti Riptifah Tri Handari; Ridhwan Fauzi
J-Mestahat Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v3i1.99

Abstract

Pestisida membawa bencana sangat hebat terhadap kesehatan petani dan konsumen akibat mengkonsumsi produk yang mengandung residu. Tujuan penelitian ini mengkaji pengaruh pengetahuan, dan sikap terhadap penggunaan pestisida oleh petani padi dan sayur. Desain penelitian menggunakan cross sectional study. Populasi penelitian adalah petani padi dan petani sayur di Desa Ciasihan Kabupaten Bogor. Besar sampel sebanyak 225 petani yang diambil secara purposive, pada Mei sampai Juli 2022. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menemukan petani yang kadang-kadang, tidak pernah dan sering menggunakan pestisida sebagai upaya terakhir pengendalian hama memiliki pengetahuan yang berbeda signifikan dibandingkan dengan kategori lainnya. Petani yang selalu menggunakan pestisida saat mendekati waktu panen memiliki pengetahuan paling rendah dibandingkan dengan yang lainnya. Petani yang selalu menggunakan jenis pestisida sesuai dengan sasaran organisme pengganggu tanaman, dan selalu menggunakan pestisida sebagai upaya terakhir pengendalian hama memiliki sikap yang lebih tinggi dan berbeda signifikan dibandingkan dengan yang lainnya. Secara umum penggunaan pestisida oleh petani belum menunjukan perilaku yang baik. Pengetahuan dan sikap petani menunjukan perbedaan yang signifikan berdasarkan penggunaan pestisida.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA, PENYAKIT PENYERTA DAN WAKTU TUNGGU DENGAN KECEMASAN PASIEN PENYAKIT JANTUNG DI UNIT RAWAT JALAN POLIKLINIK JANTUNG RSU TANGERANG SELATAN Ningsih, Ferdah; Febrianti, Thresya; Efendi, Rusman; Fauzi, Ridhwan
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.12568

Abstract

Kecemasan ialah suatu kondisi tidak menyenangkan yang dialami seseorang dimana emosi timbul dengan kekhawatiran yang tidak jelas dan ditandai dengan adanya perubahan fisik yaitu jantung berdebar dan naiknya tekanan darah. Kecemasan juga berdampak pada respon sistem kardiovaskuler seperti jantung berdebar, rasa ingin pingsan, penurunan denyut nadi, dan palpitasi. Kecemasan yang dialami pada pasien penyakit jantung nantinya akan berdampak pula pada rencana perawatan pasien karena kecemasan dapat mengurangi kemampuan pasien untuk menyesuaikan diri dengan dampak suatu penyakit dan membuat pasien menjadi tidak kooperatif. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara dukungan keluarga, penyakit penyerta dan waktu tunggu dengan kecemasan pasien penyakit jantung di unit rawat jalan Poliklinik Jantung RSU Tangerang Selatan. Penggunaan metode dalam penelitian ini yakni deskriptif analitik dan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui wawancara dengan 73 pasien pasien melalui teknik accidental sampling. Perolehan data kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Ditemukan hasil bahwa ada hubungan bermakna antara variabel dukungan keluarga (p=0,016) dan penyakit penyerta (p=0,033) dengan kecemasan pasien serta tidak ada hubungan bermakna antara variabel waktu tunggu (p=0,382) dengan kecemasan pasien.
Perbandingan Tarif Reguler dengan Tarif INA CBGs pada Kasus Persalinan dengan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan Mubshiroh, Mubshiroh; Efendi, Rusman; Fauzi, Ridhwan
J-Mestahat Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/j-mestahat.v4i1.114

Abstract

Sistem pembayaran prospektif dimaksudkan untuk menjamin masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dengan biaya yang terkendali. Indonesia telah menerapkan sistem pembayaran prospektif Diagnostic Related Group (DRGs) pada rumah sakit yang disebut dengan Indonesia Case Based- Groups (INA-CBGs). Tujuan penelitian ini yaitu membandingkan tarif reguler dengan tarif INA-CBGs pada kasus sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, sampel sebanyak 65 kasus persalinan dengan sectio caesarea yang terklaim di aplikasi e-klaim INA-CBG’s versi 5.3 dari bulan Januari 2018 sampai dengan Juni 2018. Metode pengumpulan data telaah dokumen, mengobservasi perincian biaya rawat inap dari billing system. Sebanyak 65 kasus persalinan dengan seksio caesarea dengan total tarif reguler sebesar Rp. 793.144.700, sedangkan total tarif INA-CBG’s sebesar Rp. 345.053.900 menunjukkan selisih negatif dengan total selisih sebesar Rp -448.090.800. Adapun rata-rata selisih antara tarif reguler dengan INA-CBBGs sebesar Rp. -6.893.705/kasus. Tarif INA-CBGs terbukti lebih efisien dibandingkan dengan tarif reguler rumah sakit yang menggunakan system fee for service. Tarif INA-CBGs dapat disempurnakan dengan mengadopsi sistem global budget sehingga memberikan kepastian bagi penyedia layanan kesehatan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pembiayaan.