Artaxerxes Christopher Lee
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WIYATA TAMAN REKREASI KESEHATAN Artaxerxes Christopher Lee; Sidhi Wiguna Teh
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 2, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DKI Jakarta as the capital of Indonesia, making Indonesia the most populous city which reaches 15.7 thousand inhabitants / km2, has the highest air safety in the world which reaches 194 Air Quality Indexes.  Air pollution resulting from ARI in the Jakarta area reached 1,817,579 cases in 2018. The problem is the need for a healthy management of life for the people of DKI Jakarta. City densities are the highest deceleration sites for many cities.  The third place is good for the health of the city masayarkat such as parks, recreation, sports, eating places.  Environmental Education to celebrate the Environment in order to establish an understanding of good and right planting, and planting that is most beneficial for the city, so that air pollution in DKI Jakarta can be reduced and produce healthy lungs for the people of DKI Jakarta. Menteng Subdistrict, Mentahan Ward, Central Jakarta Administration City, DKI Jakarta, Public transportation center is located in Menteng sub-district where this area can be an attraction for tourists, workers and other visitors who use public transportation. The highest disease in this district is ARI which is a problem in air pollution. The important thing in designing in Menteng District is traffic jam and motorcycle taxi or online taxis that park irregularly because there is no base camp in the public transportation point area. So that with the existence of a third place for the central point of public transportation is needed as an intermediary place for congestion and a place to gather with family, friends, and others. AbstrakDKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia, menjadikan kota terpadat di Indoneisa yang mencapai 15,7 ribu jiwa /km2, memiliki polusi udara tertinggi di dunia yang mencapai 194 Us Air Index Quality. Polusi udara yang tinggi mengakibatakan penyakit ISPA di kawasanan DKI Jakarta mencapai 1.817.579 kasus pada tahun 2018. Sehingga perlunya pengelolaan hidup yang sehat bagi masyarakat DKI Jakarta. Kepadatan kota yang tinggi mengakibatkan perlunya tempat ketiga bagi banyarakt kota. Tempat ketiga yang baik untuk kesehatan masayarkat kota seperti taman, rekreasi, olahraga, tempat makan. Edukasi lingkungan untuk mencintai lingkungan agar terjalinnya pengertian dalam penanaman yang baik dan benar, dan penanaman yang paling bermanfaat bagi kota, agar polusi udara di DKI Jakarta dapat berkurang dan menjadikannya paru-paru kota yang sehat bagi masyarakat DKI Jakarta. Kawasan Kecamatan Menteng, Keluarahan Menteng, Kota Adminitrasi Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Titik pusat transportasi umum berada di kecamatan Menteng yang dimana kawasan ini dapat menjadi daya Tarik bagi wisatawan, perkerja, dan pengunjung lainnya yang menggunakan transportasi umum. Penyakit di kecamatan ini paling tinggi adalah ISPA yang menjadi masalah dalam polusi udara. Hal yang penting dalam perancangan di Kecamatan Menteng adalah kemacetan dan ojek atau taksi online yang parkir tidak teratur karena tidak adanya penyediaan base camp pada area titik transportasi umum.  Sehingga dengan adanya tempat ketiga bagi kawasan titik pusat transportasi umum sangat di butuhkan sebagai tempat perantara kemacetan dan tempat berkumpul bersama keluarga, teman, dan lain-lain.