Marcella Felicia
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fasilitas Penyegaran Mental Marcella Felicia; Rudy Surya
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i2.4496

Abstract

Millennials are facing many challenges in this era. Of course, the growth spurt of technology and business brings positive changes but also negatives for physical and mental. One of the negative sides is the higher rate of stress that causes people to demand a refreshment facility, where the word ‘refreshment’ itself means to give energy physicallly and mentally. Seeing from the programs needed and the project location, produce a building design that adapt tropical style and post-modern architecture without leaving the traditional value. With highly slanted roof and having many skylights protruding the tropical style of the building. The façade uses basic materials like woods, concrete, and glass with warm tone color. Type and behavior also take important roles by co-influencing each other. Type itself is a concept that occurs in typology which determines whether the new typology will be the same as it is before or will it be a new form of typology that start a breakthrough. Instead, this project must use pattern language method of design which makes complicated design more simplified, and in the end produces a final design that answers the Milenial problems. AbstrakGenerasi milenial menghadapi banyak tantangan zaman. Tentu saja kemajuan teknologi dan bisnis dengan pesat membawa dampak positif namun juga dampak negatif bagi fisik dan mental.  Dampak negatif mental yang terjadi adalah kecenderungan stress yang tinggi sehingga diperlukan sebuah fasilitas penyegaran, dimana arti kata ‘penyegaran’ sendiri adalah memberikan energi bagi fisik dan mental. Sehingga melihat dari kebutuhan program dan lokasi proyek, menghasilkan sebuah bangunan yang bergaya tropis dan berasitektur post-modern namun tidak meninggalkan cirikhas tradisional. Dengan atap yang juga berkemiringan curam dan memiliki banyak skylight menonjolkan cirikhas tropis dari bangunan. Fasad bangunan juga banyak mengandalkan material-material dasar kayu, beton dan kaca dengan warna-warna bernuansa hangat. Tipe dan perilaku juga berperan penting dengan cara saling mempengaruhi. Tipe sendiri merupakan sebuah konsep yang kemudian ada pada tipologi yaitu apakah tipologi bangunan yang akan terbentuk akan sama dengan sebelum-sebelumnya atau malah akan terbentuk tipologi baru yang akan membuat sebuah terobosan. Selain itu, proyek ini juga harus menggunakan metode penelitian pattern language yang dapat mempermudah proses desain yang rumit sehingga menghasilkan program ruang yang beragam.