Hugo Herlando
Prodi S1 Arsitektur, Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DAN KONSEP KONTEKSTUAL PERANCANGAN WISATA PERMAINAN TRADISIONAL DI KOTA TUA Hugo Herlando; Petrus Rudi Kasimun
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.4014

Abstract

Negara Indonesia memiliki beragam jenis wisata budaya yang menarik dan menghibur, salah satunya yang bersifat kegiatan aktif atau interaktif adalah permainan tradisional. Namun, seiring perkembangan zaman terutama bidang teknologi seperti penggunaan internet, gawai, dan komputer, permainan tradisional yang termasuk budaya itu sudah mulai kehilangan relevansi dan tidak dipraktikan terutama di kota metropolitan seperti Jakarta. Dengan menganalisis unsur permainan tradisional yang populer sebagai dasar untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada masyarakat, serta melihat perkembangan teknologi hiburan modern sebagai katalis pengenalan program, muncul ide untuk menggabungkan unsur tradisional dan modern tersebut dalam proyek wisata hiburan. Teknologi Augmented Reality dimanfaatkan untuk memberi pengamalan baru dalam bermain permainan tradisional. Tapak terletak di daerah Kota Tua sebagai kawasan pariwisata terencana yang kondusif, didukung atmosfer kuno yang kuat dan potensi pariwisata serta fotografinya, untuk menarik pengunjung semua usia. Proyek ini juga berinteraksi dengan sekitarnya sebagai tempat yang nyaman dengan ruang terbuka untuk mempraktikan permainan tradisional secara langsung. Program didukung dengan galeri permainan tradisional, toko, workshop, dan ruang digital edukasi. Proyek ini diharapkan dapat memperkenalkan kembali permainan tradisional dan memenuhi tujuan pariwisata kota metropolitan yang sustainable.