A'la Syauqi
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEDIA PROMOSI DESA WISATA MENGGUNAKAN DESA.ID DESA GAMPINGAN KECAMATAN PAGAK KABUPATEN MALANG Agung Teguh Wibowo Almais; Abd. Rouf; A'la Syauqi; Mochamad Imamudin; Dyah Febriantina Istiqomah; Akbar Roihan; Shinta Rizki Firdina Sugiono
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i2.2692

Abstract

Di Gampingan terdapat suatu spot panjat tebing yang unik dan sangat menarik untuk dijadikan destinasi wisata alam yang cocok untuk dikunjungi yaitu “Lembah Kera”. Selain “Lembah Kera” juga terdapat tempat wisata lainnya di desa Gampingan yang menawarkan aneka masakan ikan air tawar segar yaitu Mahonian. Tetapi tempat destinasi wisata di desa Gampingan tersebut masih awam didengar oleh masyarakat atau wisatawan di luar Malang dan sekitarnya. Karena problem tersebut maka perlu dibuat suatu media promosi secara elektronik yang bisa menjangkau masyarakat lebih luas agar destinasi wisata desa Gampingan bisa terkenal dan makin banyak pengunjung yang mengunjungi tempat wisata di desa Gampingan. Media promosi yang lagi berkembang sekarang ini adalah melalui media social (facebook, twitter, instagram dan whatsapp) tetapi selain menggunakan social media seharusnya desa harus memiliki portal sendiri yang berisi informasi tentang wisata desa tersebut. Oleh karena itu perlu di generate sebuah website desa yang nama domain sudah mengikuti peraturan kominfo tentang penataan nama domain instansi penyelenggara negara, yang mengharuskan desa memiliki domain website sendiri yaitu desa.id. Dengan domain desa.id diharapkan agar nama domain lebih mudah diakses oleh publik dengan lebih singkat dan jelas. Selain itu juga menjadi bukti nyata, bahwa desa dapat maju, mandiri, dan unggul.
Peningkatan Literasi dan Manajemen Keuangan Ibu Rumah Tangga Melalui Edukasi Berbasis Komunitas Dyah Febriantina Istiqomah; Yuniarti Hidayah Suyoso Putra; A'la Syauqi
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.868

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan manajemen keuangan di kalangan ibu rumah tangga. Rendahnya pemahaman dan praktik pengelolaan keuangan menyebabkan lemahnya perencanaan keuangan keluarga dan hal tersebut dapat mempengaruhi kesejahteraan ekonomi keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta pengabdian secara aktif dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, tindakan, observasi, hingga refleksi. Kegiatan diikuti oleh 50 peserta, dengan 42 responden yang mengisi instrumen pretest dan posttest secara lengkap. Pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan edukasi berbasis komunitas, yang mengintegrasikan peran aktif kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai wadah partisipatif dalam proses pembelajaran dan pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan peserta. Nilai rata-rata pengetahuan keuangan meningkat dari 3,17 menjadi 3,90, sedangkan nilai rata-rata sikap dan perilaku keuangan meningkat dari 29,90 menjadi 34,67 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Peningkatan tersebut menunjukkan efektivitas pelatihan dalam membentuk perilaku finansial yang lebih terencana dan bertanggung jawab. Produk pengabdian berupa Buku Saku Literasi Keuangan dan Template Pencatatan Anggaran Keuangan Bulanan disusun untuk mendorong keberlanjutan praktik keuangan keluarga secara mandiri. Program ini berkontribusi nyata dalam membangun budaya pengelolaan keuangan yang berkelanjutan serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.