Steven Lim
Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PUSAT KULINER SUNDA KELAPA Steven Lim; Nina Carina
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i2.4444

Abstract

Developing era and globalization has created new generation that has a different behaviour and their own habit. Compare to another generations, milennials value experiences more than owning things. Milennials experiences are mainly filled with architectural vacations or culinary. Developing culinary culture in a city district could attract millennials arrival and participation. Increasing millennials participation could revive a district and people’s economic condition. Sunda Kelapa district has the culinary tourism potential but has not been developed yet, so that it needs an adequate facility. An Adequate facility surely could revive the culinary tourism potential. Sunda Kelapa Food Stop is one of the solution of the needs that designed with phenomenology method. Method that strenghten human sensory stimulation  that gives a psychological effect to visitors. Effects that created gives experiences in composition, shapes, temperature, light, sound and other aspects. AbstrakBerkembangnya zaman dan pengaruh globalisasi membentuk generasi baru yang memiliki perilaku dan kebiasaan tersendiri. Dibanding dengan generasi lainnya, milenial lebih mengutamakan pengalaman baru dibandingkan kepemilikan akan sesuatu. Pengalaman baru milenial sebagian besar diisi dengan kegiatan berwisata arsitektur ataupun kuliner. Dikembangkannya budaya kuliner suatu wilayah kota dapat menarik kedatangan dan partisipasi para milenial. Meningkatnya partisipasi milenial tentunya menghidupkan suatu kawasan dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar. Kawasan Sunda Kelapa memiliki potensi wisata kuliner yang saat ini belum dikembangkan sehingga membutuhkan suatu fasilitas memadai. Fasilitas yang memadai tentunya dapat membangkitkan wisata kuliner dari kawasan tersebut. Pusat Kuliner Sunda Kelapa merupakan salah satu jawaban atas kebutuhan kawasan yang dirancang dengan metode fenomenologi. Metode yang memperkuat berbagai rangsangan indera yang mampu memberikan efek psikologis bagi pengunjung. Efek yang ditimbulkan memberikan pengalaman komposisi, bentuk, suhu, cahaya, suara dan aspek lainnya.