Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Cash Ratio, Total Asset Turnover dan Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Pada PT Alam Sutera Realty Tbk Periode 2014-2024 Dewi Hilda Sari; Siti Nurcahayati
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v4i1.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Ratio, Total Asset Turnover , dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham pada PT Alam Sutera Realty Tbk periode 2014–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham perusahaan selama periode penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t (parsial), dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Ŷ = -314,794 + 0,243X₁ + 10,952X₂ + 3,073X₃. Nilai R sebesar 0,833 menunjukkan hubungan sangat kuat, sedangkan Adjusted R² sebesar 0,563 berarti variabel independen mampu menjelaskan Harga Saham sebesar 56,3%. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 0,117 dan signifikansi 0,910. Total Asset Turnover juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 1,682 dan signifikansi 0,136. Sementara itu, Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai t hitung 3,634 dan signifikansi 0,008. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan CR, TATO, dan DER berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai F hitung 5,295 lebih besar dari F tabel 4,35 serta nilai signifikansi 0,032 lebih kecil dari 0,05.
Pengaruh Laba Bersih dan Arus Kas Operasi (AKO) terhadap Financial Distress pada PT Matahari Department Store Tbk Periode 2013-2024 Anita Tri Vidiahastuti; Siti Nurcahayati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh laba bersih dan arus kas operasi (AKO) terhadap kondisi financial distress pada PT Matahari Department Store Tbk periode 2013–2024. Financial distress merupakan kondisi keuangan yang buruk dan jika tidak segera diatasi berisiko mengalami kebangkrutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Pengukuran financial distress menggunakan model Altman Z-Score, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis secara parsial (uji-t), uji simultan (uji-F) serta uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba bersih secara parsial berpengaruh signifikan terhadap financial distress dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 5,711 > t-tabel 2,262. Sementara itu, arus kas operasi (AKO) secara parsial tidak berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai signifikansi 0,070 > 0,05 dan nilai t-hitung sebesar -2,058 < t-tabel sebesar 2,262. Secara simultan, laba bersih dan arus kas operasi (AKO) berpengaruh signifikan terhadap financial distress, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai F-hitung 23,420 > F-tabel 4,26. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,803 menunjukkan bahwa laba bersih dan arus kas operasi (AKO) mampu menjelaskan variasi financial distress sebesar 80,3%, sedangkan sisanya sebesar 19,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Modal Kerja Bersih dan Biaya Produksi terhadap Laba Bersih pada PT Sekar Laut Tbk 2015-2024 Aprilianzani Susanti; Siti Nurcahayati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modal Kerja Bersih dan Biaya Produksi terhadap Laba Bersih pada PT Sekar Laut Tbk periode 2015–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Sekar Laut Tbk periode 2015–2024 yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia dan sumber resmi perusahaan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27, yang meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Modal Kerja Bersih tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih, dengan nilai t-hitung sebesar 0,121 < t-tabel 2,365 dan nilai signifikansi 0,907 > 0,05. Sementara itu, Biaya Produksi berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih, dengan nilai t-hitung sebesar 2,734 > t-tabel 2,365 dan nilai signifikansi 0,025 < 0,05. Secara simultan, Modal Kerja Bersih dan Biaya Produksi berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih, dengan nilai F-hitung sebesar 32,955 > F-tabel 4,74 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,877 menunjukkan bahwa 87,7% variasi Laba Bersih dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan 12,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
The Effect of Debt to Equity Ratio and Price to Book Value on Financial Distress: Evidence from Transportation Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Ita Darsita; Ratna Dumilah; Siti Nurcahayati
International Journal of Management Science and Application Vol. 5 No. 2 (2026): IJMSA
Publisher : Sultan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/ijmsa.v5i2.606

Abstract

This study aims to determine the impact of the Debt-to-Equity Ratio (DER) and Price-to-Book Value (PBV) on financial distress among transportation sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2024 period. This research employs a quantitative approach with an associative method. Secondary data were obtained from the annual financial reports of transportation sub-sector companies listed on the exchange for the 2019–2024 period. The study population consisted of 12 companies; a purposive sampling technique was used, resulting in a sample of five companies. Data analysis involved descriptive statistics and panel data regression, utilizing EViews 12 and Microsoft Excel software. Estimation and model selection procedures identified the Common Effect Model as the appropriate panel data regression model, yielding the equation: Z-score = 1.280760 - 0.286199 (DER) - 0.272671 (PBV). Hypothesis testing results indicate that the Debt-to-Equity Ratio and Price-to-Book Value simultaneously influence financial distress, with an Adjusted R-squared value of 30.38%. The research addresses gaps related to financial performance instability, high Debt-to-Equity Ratios, low Price-to-Book Values, and the risk of financial distress facing companies in Indonesia's transportation sub-sector, particularly during the 2019–2024 period. Examining these issues is crucial for providing empirical insights into the factors influencing financial distress and offering recommendations to corporate management, investors, and regulators regarding risk management and opportunities within the transportation sub-sector.