Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Juripol

Analisis Kepemimpinan, Sarana Kerja terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Suparto Suparto; Agus Hardaya
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 2 No. 1 (2019): Juripol Periode Januari 2019
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan sarana kerja terhadap kinerja pegawai sekretariat komisi pemilihan umum kabupaten klaten Melalui Komitmen Organisasi. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Data yang digunakan adalah data primer dengan mengambil sampel Sampel dalam penelitian ini adalah 34 pegawai sekretariat komisi pemilihan umum kabupaten klaten. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus. Data dalam riset ini diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Alat analisis yang dipakai Uji Instrumen Penelitian, Uji linearitas, analisis jalur dan regresi dengan uji t, uji F dan Uji R2. Hasil Uji t menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai. Sarana kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai. Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Sarana kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Komitmen organisasi pegawai berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel kepemimpinan, sarana kerja, komitmen organisasi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai R2 total adalah 95,9%%. Ini berarti bahwa kinerja pegawai dijelaskan oleh variabel kepemimpinan, sarana kerja, komitmen organisasi pegawai sebesar 96% dan sisanya sebesar 4,1% dijelaskan variabel lain diluar model penelitian. Penggunaan intervening dalam penelitian ini adalah tidak efektif. Variabel kepemimpinan adalah paling efektif dalam meningkatkan kinerja, karena mempunyai pengaruh yang paling besar, positif dan signifikan.
Evaluasi Program Dana Desa di Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten Agus Hardaya; Jumiran Jumiran
Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) Vol. 4 No. 1 (2021): Juripol Volume 4 nomor 1 tahun 2021
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/juripol.v4i1.11061

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi program dana desa di Desa Kalikebo Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa studi kepustakaan dan data primer yang berupa studi lapangan, observasi, dan wawancara. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan data yang diperoleh dari studi kepustakaan, studi lapangan, observasi, dan wawancara serta analisis kajian futuristik dalam upaya terciptanya perencanaan partisipatif yang baik dalam penyelenggaraan negara dan pemerintahan. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dari segi efisiensi dana desa di Desa Kalikebo pencairannya sudah efisien, meskipun ada keterlambatan, dari segi kecukupan sangat bermanfaat bagi desa dan membantu masyarakat, dari segi responsivitas respon masyarakat sangat baik, dari segi ketepatan pengelolaan dana desa sudah terpakai untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai saran yang dapat diberikan antara lain BPD hendaknya meningkatkan pengawasan dana desa, Ditingkatkannya sumber daya manusia aparatur Desa Kalikebo agar dapat melakukan tugas, fungsi dan kewajibannya dengan baik melalui kegiatan pelatihan dan pendidikan terhadap aparatur desa oleh pemerintah, meningkatkan komunikasi dan sinergi antara aparatur desa dan Pemerintah Kecamatan Trucuk, Pemerintah Desa Kalikebo harus meningkatkan ketertiban dan kedisiplinan dalam mengelola anggaran, harus dilakukan sosialisasi secara terbuka dari pemerintah desa kepada masyarakat terkait alokasi anggaran dana desa, dan anggaran desa harus bersifat partisipatif yang dikelola oleh pemerintah desa dan digunakan secara merata di segala bidang pembangunan.