Nilai perusahaan dianggap sebagai tolak ukur utama dalam menilai keberhasilan suatu entitas bisnis dari perspektifinvestor, yang umumnya tercermin melalui pergerakan harga saham. Untuk mempertahankan dan meningkatkan nilaitersebut secara berkelanjutan, perusahaan perlu mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ukuran dewan komisaris, keberadaan komite audit, kepemilikansaham oleh manajemen, serta tingkat pengungkapan informasi ESG terhadap nilai perusahaan pada sektor energi yangsecara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2019 hingga 2023. Penelitian ini menerapkanpendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, menghasilkan 50 observasi dari 10 perusahaan selama lima tahun. Data yang digunakan bersumber dari data sekunder, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel melalui software Eviews 12. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa keempat variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Namun, secara individual, hanya variabel ukuran dewan komisaris yang memberikan dampak signifikan dan positif. Sementara itu, komite audit, kepemilikan manajerial, dan pengungkapan ESG tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan. Hasil ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen dan investor dalam upaya peningkatan nilai perusahaan ke depan. Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, PengungkapanEnvironmental Social Governance