Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN TERHADAP PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG PADA KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI Sembiring, Maria
LEX ET SOCIETATIS Vol 1, No 3 (2013): Lex et Societatis
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35796/les.v1i3.2445

Abstract

Tindakan pencucian uang sangat berdampak negatif secara langsung maupun tidak langsung terhadap perekonomian suatu negara, misalnya dampak negatif terhadap efektifitas penggunaan sumber daya dan dana. Dengan adanya praktik Pencucian Uang maka sumber daya dan dana banyak digunakan untuk kegiatan yang tidak sah dan dapat merugikan masyarakat, di samping itu dana-dana banyak yang kurang dimanfaatkan secara optimal. Hal ini terjadi karena uang hasil tindak pidana terutama diinvestasikan pada negara-negara yang dirasakan aman untuk mencuci uangnya, walaupun hasilnya lebih rendah. Kata kunci: Pencucian uang, Korupsi
Pengaruh Good Corporate Governance dan Environmental Social Governance Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Maria Sembiring; Deannes Isynurwardhana
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahaan dianggap sebagai tolak ukur utama dalam menilai keberhasilan suatu entitas bisnis dari perspektifinvestor, yang umumnya tercermin melalui pergerakan harga saham. Untuk mempertahankan dan meningkatkan nilaitersebut secara berkelanjutan, perusahaan perlu mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ukuran dewan komisaris, keberadaan komite audit, kepemilikansaham oleh manajemen, serta tingkat pengungkapan informasi ESG terhadap nilai perusahaan pada sektor energi yangsecara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2019 hingga 2023. Penelitian ini menerapkanpendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, menghasilkan 50 observasi dari 10 perusahaan selama lima tahun. Data yang digunakan bersumber dari data sekunder, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel melalui software Eviews 12. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa keempat variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Namun, secara individual, hanya variabel ukuran dewan komisaris yang memberikan dampak signifikan dan positif. Sementara itu, komite audit, kepemilikan manajerial, dan pengungkapan ESG tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan. Hasil ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen dan investor dalam upaya peningkatan nilai perusahaan ke depan. Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, PengungkapanEnvironmental Social Governance