Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH KOPI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION Wahyu Aji Pulungan; Yessi Mulyani; Wahyu Eko Sulistiono
BAROMETER Vol 4 No 2 (2019): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v4i2.1834

Abstract

Buah kopi yang memiliki kualitas yang baik merupakan buah kopi yang berwarna merah, namun petani secara umum masih menggunakan cara panen yang konvensional sehingga buah yang dipanen masih banyak yang berwarna hijau atau kuning. Penelitian ini menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) metode Learning Vector Quantization (LVQ) untuk mempelajari pola dan mengidentifikasi kematangan buah kopi dengan memanfaatkan fitur warna pada buah kopi. Data input menggunakan akuisisi sekumpulan buah kopi dengan berbagai tingkat kematangan yang kemudian dilakukan ekstraksi ciri warna RGB untuk diambil nilai rata-rata. Data yang digunakan memiliki ukuran 1300 x 1000 piksel  berformat .jpg untuk pelatihan JST. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pengujian jumlah citra pelatihan dengan membandingkan antara 10, 12, 16, dan 20 buah citra pelatihan untuk menentukan jumlah input terbaik. Kemudian dilakukan juga pengujian confusion matrix untuk menguji tingkat keandalan dan error dari sistem yang dibuat, serta pengujian black box terhadap GUI yang dibuat. Pengujian dilakukan menggunakan GUI yang berjalan dengan baik, berdasarkan hasil pengujian jumlah citra terbaik untuk pelatihan adalah 16 buah dengan akurasi sebesar 100% tanpa error pada setiap pengujian yang dilakukan.
Water Level Monitoring System as a Flood Detection System Based on the Internet of Things (IoT) with Quantitative Experimental Methodology Indriyani Talitha Putri; Karina Fitriamalia; Allwine; Wahyu Aji Pulungan
Jurnal Armada Informatika Vol 10 No 1 (2026): Juni
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Floods are one of the natural disasters that frequently occur in Indonesia and can cause significant losses, both in material damage and human casualties. Recently, high rainfall intensity in Bandar Lampung City has increased the potential risk of flooding in several areas. Therefore, a water level monitoring system capable of providing rapid information is needed as part of disaster mitigation efforts. This study aims to design and simulate an Internet of Things (IoT)-based flood monitoring and early warning system using the ESP32 microcontroller and HC-SR04 Sensor ultrasonik. The system was designed and tested through simulation using the Wokwi platform and integrated with Node-RED via the MQTT protocol for data transmission and visualization on a web-based monitoring dashboard. The system performs periodic water level measurements every five minutes and displays water status based on predetermined threshold levels. Simulation results show that the system can transmit data in real time and display water level information on the monitoring dashboard. Therefore, the proposed system has the potential to be implemented as a flood monitoring and early warning solution to improve community preparedness in flood-prone areas, particularly in Bandar Lampung City.
Implementasi Algoritma Kriptografi Ringan PRIDE dan PRESENT untuk Pengamanan Perangkat Internet of Things Allwine; Wahyu Aji Pulungan; Indriyani Talitha Putri
Jurnal Komputasi Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurusan Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/komputasi.v14i1.351

Abstract

Meningkatnya penggunaan perangkat yang terhubung ke internet dengan konsumsi daya rendah dan biaya yang efisien telah menimbulkan kebutuhan akan mekanisme kriptografi ringan. Salah satu algoritma enkripsi blok ringan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah PRIDE, yang dikembangkan oleh Martin R. Albrecht. Algoritma ini merupakan salah satu cipher yang efisien untuk lingkungan Internet of Things (IoT) yang memiliki keterbatasan sumber daya. PRIDE sangat sesuai digunakan pada perangkat yang saling terhubung karena membutuhkan sumber daya implementasi yang relatif lebih sedikit serta mampu memberikan kinerja yang tinggi. PRIDE merupakan algoritma enkripsi ringan yang berorientasi pada perangkat lunak dan dioptimalkan untuk implementasi pada mikrokontroler. Penelitian ini berfokus pada implementasi algoritma enkripsi PRIDE pada Field Programmable Gate Array (FPGA) dengan mempertimbangkan metrik kinerja utama, yaitu throughput, konsumsi energi, dan konsumsi daya. Selain itu, penelitian ini juga menyajikan representasi diagramatik yang lebih sederhana dan baru dari implementasi Matrix Layer pada algoritma enkripsi PRIDE. Sebagai pembanding, algoritma enkripsi PRESENT juga diimplementasikan dengan menggunakan metrik evaluasi yang sama. Analisis dilakukan terhadap berbagai metrik desain pada FPGA serta membandingkan hasil implementasi PRIDE dengan algoritma PRESENT yang telah banyak dikenal. Hasil analisis tersebut memberikan wawasan mengenai tingkat efisiensi dan keandalan algoritma PRIDE dalam lingkungan IoT yang memiliki keterbatasan sumber daya. Selain itu, penelitian ini juga mengusulkan beberapa arsitektur implementasi algoritma PRIDE untuk jalur data 16-bit dan 32-bit.
MONITORING KELEMBABAN TANAH PADA TANAMAN MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBABAN TANAH YL-69 Wahyu Aji Pulungan; Fahrur Riza Priyana
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sangat pesat, bahkan sudah memasukin ranah mikro. Mikrokontroler sudah menjadi hal yang wajar bagi masyarakat, kemudahan menggunakannya dan mendapatkannya menjadi nilai tambah bagi teknologi ini. Kegiatan dapat semakin dipermudah dengan adanya perkembangan teknologi untuk sistem pemantauan dan pengontrolan, salah satunya ialah dengan menggunakan mikrokontroler. Mikrokontroler dapat digunakan untuk memantau kondisi kelembaban tanah dengan bantuan sensor tanah YL-69. Sistem yang dibangun mikrokontroler dengan sensor dapat diarahkan menuju IoT dengan menggunakan server cloud ubidots. Data hasil dari sensor yaitu berupa nilai kelembaban tanah pada tanaman akan diproses oleh mikrokontroler yang kemudian dikirim ke server cloud tersebut. Dengan cara tersebut, data sensor dapat dilihat secara realtime dan dapat diakses dimanapan asalkan terhubung dengan internet.