Kualitas merupakan karakteristik atau nilai yang melekat pada suatu produk, kualitas menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Pengendalian kualitas dalam sebuah home industry sangat perlu untuk dilakukan mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk home industry, diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya pengendalian kualitas dapat dimulai dengan memperbaiki sistem kerja yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Analisis sistem kerja dapat dilakukan dengan metode seven tools, dengan memperhatikan aspek-aspek 5M+1E (man, money, machine, method, material, dan environment) maka kekurangan-kekurangan sistem kerja pada saat ini dapat diketahui dan diperbaiki. Hasil analisis sistem kerja pada produksi gentong tanah liat menunjukkan bahwa cacat produk yang sering terjadi di home industry ini adalah cacat pada saat penyimpanan produk, pada saat pengeringan, dan pada saat pembakaran. Jumlah cacat produk pada sepuluh hari produksi adalah 32 produk dengan persentase kumulatif sebanyak 5% dari total produksi. Setelah dilakukan analisis, maka perbaikan yang dapat dilakukan meliputi perbaikan manusia, mesin, material, dan metode.