Informasi tentang kesehatan anak dan balita bagi suatu daerah dapat dipakai sebagai alat untuk mengevaluasi kemajuan pembangunan kesehatan anak dan balita daerah tersebut. Dalam proses pemetaan sebaran anak dan balita khususnya yang berkaitan dengan masalah gizi anak dan balita, masih dilakukan dengan cara pegawai dinas kesehatan mengumpulkan data yang ada pada puskesmas dan rumah sakit. Dengan proses pendataan yang dilakukan, ditemukan berbagai kendala atau hambatan, diantaranya yaitu proses pendataan anak dan balita yang dilakukan dengan cara datang langsung ke puskesmas dan rumah sakit pasti membutuhkan waktu yang lama dan juga pegawai yang dikerahkan cukup banyak. Dalam proses penyampaian data tentang sebaran anak dan balita juga ditemukan permasalahan yaitu proses rekap data yang lama dan penyampaian informasi tentang sebaran anak dan balita khususnya masalah gizi anak dan balita hanya melalui papan informasi yang diletakkan di puskesmas dan rumah sakit sehingga penyampaian informasi dirasa kurang efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu sistem yang terkomputerisasi yang dapat digunakan untuk sarana pendataan anak dan balita dengan cepat serta up to date dan juga dapat digunakan untuk menyampaikan informasi tentang sebaran anak dan balita secara real time. Sistem tersebut sering dinamakan dengan sistem informasi dashboard. Dashboard merupakan user interface yang menunjukkan informasi yang dapat dibaca dengan mudah oleh pengguna. .Aplikasi dashboard akan menggunakan Graphical User Interface (GUI) untuk mendesain dan menampilkan laporan, grafik, dan kerangka untuk menampilkan informasi.