Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL CTL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR TRI SAKTI LUBUK PAKAM T.A 2016/2017 LISMAWATI PUSPITA SUSILAWATI MARBUN
Jurnal Education and Development Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.355 KB) | DOI: 10.37081/ed.v4i2.344

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar IPS yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran CTL dengan hasil belajar IPS yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran Ekspositori; (2) perbedaan hasil belajar IPS yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih dengan hasil belajar IPS yang memiliki motivasi belajar rendah; dan (3) interaksi antara pendekatan pembelajaran CTL dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Swasta Tri Sakti Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2016/2017 pada semester genap yang terdiri dari 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling, dengan mengambil dua kelas dengan jumlah tiap kelas 30 anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar IPS dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 40 soal dan instrumen angket motivasi belajar sebanyak 25 pernyataan. Analisis data yang digunakan adalah ANAVA faktorial 2 x 2.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS OPEN ENDED PROBLEM PADA MATERI PECAHAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Nurbaiti .; Lismawati Puspita Susilawati Marbun
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.949 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1215

Abstract

Salah satu perangkat pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam matematika adalah LKS (lembar kerja siswa). Pembelajaran di sekolah dasar (SD) saat ini cenderung menggunakan LKS yang dijual dari penerbit dan buku paket, tidak terkecuali untuk mata pelajaran matematika. LKS matematika yang banyak digunakan pada dasarnya belum dirancang untuk mengembangkan berpikir kreatif. Keadaan yang demikian menjadi salah satu pemicu rendahnya aktivitas siswa dibanding guru dalam pembelajaran dan belum berkembangnya pemikiran kreatif siswa. Kenyataan permasalahan yang ditemukan perlu diberikan solusi berupa LKS yang memuat soal bersifat terbuka. Solusi ini diwujudkan dalam bentuk mengembangkan LKS berbasis Open Ended Problem yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini mengadopsi langkah-langkah yang dikemukakan olah Plomp, dimana langkah-langkahnya yaitu analisis, perancangan, evaluasi dan revisi. Model pengembangan penelitian ini diadaptasi dari model McKenny. Model ini melalui tahapan analisis pendahuluan, tahap perancangan, dan tahap penilaian. LKS yang dikembangkan divalidasi oleh beberapa ahli. LKS kemudian diujicobakan untuk melihat kepraktisan dan keefektifan dari LKS tersebut. Kepratisan dilihat melalui hasil analisis observasi pelaksanaan pembelajaran, angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui observasi aktivitas dan hasil pemikiran kreatif siswa. Data yang terkumpul dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa LKS berbasis Open Ended Problem untuk kelas VI SD yang sudah valid dari segi isi, pendekatan, format, dan bahasa. Tingkat validitas LKS berbasis Open Ended Problem materi pecahan dalam penelitian ini berada pada kategori valid. Hasil observasi, angket, dan wawancara menunjukkan bahwa LKS sudah praktis dari segi kemudahan penggunaan, penggunaan waktu, dan keterbacaan oleh guru dan siswa. Selain itu, LKS yang dikembangkan juga telah efektif terbukti dari hasil perhitungan lembar observasi aktivitas siswa ketika menggunakan LKS Open Ended Problem dalam dalam pembelajaran maka keaktifan siswa mengalami peningkatan, begitu juga dengan kemampuan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hasil penelitian makan peneliti menyimpulkan bahwa LKS berbasis Open Ended Problem yang dikembangkan untuk siswa kelas VI SD dinyatakan valid, praktis, dan efektif