Abstrak Permasalahan kesehatan remaja di lingkungan sekolah saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup aspek mental, sosial, dan psikososial yang berdampak terhadap proses belajar siswa. Rendahnya aktivitas fisik, kurang tidur, stres akademik, serta penggunaan media sosial yang berlebihan menjadi beberapa permasalahan yang sering ditemukan pada siswa sekolah menengah atas. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan kesehatan holistik dalam mendukung pembentukan perilaku hidup sehat siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep kesehatan holistik serta meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan edukasi perilaku hidup sehat kepada siswa di SMA Negeri 2 Banyuasin 1. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Mei 2026 dengan melibatkan 25 orang guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sharing session. Materi yang diberikan meliputi kesehatan fisik, mental, sosial, dan psikososial remaja serta strategi sederhana yang dapat diterapkan guru dalam pembelajaran sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya pendekatan kesehatan holistik dalam mendukung proses belajar siswa. Selain itu, peserta juga memahami bahwa edukasi kesehatan dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran tanpa harus menambah jam pelajaran di sekolah. Kata Kunci: edukasi kesehatan holistik; kesehatan remaja; perilaku hidup sehat; guru SMA; pengabdian kepada masyarakat. Abstract Health problems among adolescents in the school environment are currently not only related to physical health, but also include mental, social, and psychosocial aspects that may affect students’ learning processes. Low levels of physical activity, lack of sleep, academic stress, and excessive social media use are common problems frequently found among high school students. These conditions highlight the importance of a holistic health approach in supporting the development of healthy behaviors among students at school. This community service activity aimed to improve teachers’ understanding of the concept of holistic health and enhance their ability to implement healthy lifestyle education for students at SMA Negeri 2 Banyuasin 1. The activity was conducted on May 05, 2026, involving 25 teachers as participants. The implementation method applied an educational and participatory approach through interactive lectures, discussions, and sharing sessions. The materials presented included physical, mental, social, and psychosocial health among adolescents, as well as simple strategies that teachers could apply in daily learning activities. The results showed that participants demonstrated high enthusiasm throughout the activity and gained new insights into the importance of a holistic health approach in supporting students’ learning processes. In addition, participants understood that health education could be integrated into classroom learning activities without adding extra instructional hours at school. Keywords: holistic health education; adolescent health; healthy lifestyle behavior; high school teachers; community service