Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH VARIASI LEBAR BILAH BAMBU SUSUNAN HORIZONTAL TERHADAP PERILAKU MEKANIKA BALOK BAMBU LAMINASI YANG MENGALAMI KERUNTUHAN LENTUR Heru Aji Pradana; Ernawati Sri Sunarsih; Abdul Haris Setyawan
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 5, No 1 (2019): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.742 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v5i1.34600

Abstract

ABSTRAK: Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat fisika dan mekanika bambupetung, yaitu kadar air, kerapatan, kuat tarik sejajar serat, kuat tekan sejajar serat, kuattekan tegak lurus serat, kuat lentur, kuat geser dan modulus elastisitas, mengetahuipengaruh variasi lebar bilah bambu yang disusun horizontal terhadap MOR dan MOE, danmengetahui nilai MOR dan MOE yang dihasilkan jika dibandingkan dengan kelas kuatkayu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif ekperimen dan teknik analisa datamenggunakan analisis Regresi linier sederhana. Pengambilan sampel dilakukan dengansampling jenuh yaitu sebanyak 9 sampel,masing-masing variasi terdiri dari 3 sampel. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa, hasil uji sifat fisika dan mekanika bambu petung sesuaidengan sifat fisika dan mekanika yang terdapat pada kayu kelas kuat II. Kuat lentur baloklaminasi susunan bilah horizontal dengan variasi lebar bilah 10 mm, 15 mm dan 20 mmberpengaruh signifikan terhadap nilai MOR yang dihasilkan. Semakin besar lebar bilahbambu yang digunakan maka semakin besar nilai MOR yang didapatkan. Namun tidakberpengaruh signifikan terhadap nilai MOE yang dihasilkan. Nilai MOR dan MOE ratarata balok bambu laminasi susunan horizontal termasuk kelas kuat kayu I.