Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Air Bersih Desa Makamhaji Dengan Alat Penjernih Air Sunarsih, Ernawati Sri
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program kegiatan pengabdian ini, yaitu : (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Makamhaji tentang standar kualitas air bersih (2) Memperbaiki kualitas air bersih masyarakat desa Makamhaji sehingga dapat memenuhi standar baku air minum, dan (3) Meningkatkan keterampilan masyarakat desa Makamhaji dalam hal pembuatan alat penjernih air. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program penerapan ipteks ini adalah penyuluhan, pelatihan dan praktik secara terprogram agar masyarakat mampu secara mandiri membuat dan mengoperasikan alat penjernih air. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah: (1) Masyarakat desa Makamhaji semakin memahami akan pentingnya kualitas air bersih sesuai standar yang ditetapkan, (2) Tersedianya air bersih yang memenuhi standar baku air minum, (3) Masyarakat desa Makamhaji mempunyai ketrampilan dalam hal pembuatan alat penjernih air, dan (4) Tersedianya  alat penjernih air yang terbuat dari pipa PVC Ø6” dengan panjang 1,25m yang dilengkapi dengan : (a)Tutup atas dan bawah Ø 6”, (b) Pipa Ø 3/4” sepanjang 1.5 m sebagai saluran input dan output yang dilengkapi dengan stop kran 3/4”,  keni 3/4”,  T 3/4” , dop 3/4” serta water mur 3/4” (c) Pipa Ø 3/4” sepanjang 1 m untuk saluran pembuangan air dari proses back wash yang dilengkapi dengan keni 3/4” dan stop kran 3/4”, (d) Pipa Ø 3” sepanjang 15 cm untuk penyangga dan (e)Media penjernih air yang terdiri dari pasir silika dengan ketebalan 40 cm, zeolit dengan ketebalan 30 cm dan karbon aktif yang dibungkus dengan saringan berbahan nylon dengan ketebalan 20 cm.Kata kunci: kualitas air bersih, alat penjernih air, media penjernih air
MANFAAT PENAMBAHAN KARBON DARI MATERIAL LIMBAH PADA BATU BATA TRADISIONAL Rahmawati, Anis; Sunarsih, Ernawati Sri
Techno Jurnal Ilmu Teknik Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Techno Volume 16 No 2 Oktober 2015
Publisher : UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan karbon dari material limbah berupa arang tempurung kelapa dan arang limbah kayu terhadap waktu pembakaran yang diperlukan batu bata untuk mencapai kuat tekan sesuai standar minimal. Disamping juga pengaruhnya terhadap karakteristik fisik dan mekanis batu bata. Karakteristik fisis yang ditinjau berupa porositas, berat jenis, dan susut bakar, sedangkan karakteristik mekanisnya berupa kuat tekan.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian terhadap sampel yang berupa batu bata merah pejal dengan dimensi 23 cm x 11 cm x 5 cm. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 360 buah. Untuk masing-masing jenis arang yang digunakan, 6 buah benda uji digunakan untuk pengujian tekan dan 6 buah benda uji untuk pengujian fisis, untuk tiap lama pembakaran dan persentase penggunaan arang. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Semua pengujian kuat tekan batu bata memenuhi standar mutu bata SK SNI-S-04-1989-F yakni memenuhi standar batu bata kelas 25 dan kelas 50, 2) Semua pengujian berat jenis memenuhi standar berat jenis batu bata normal, dengan berat jenis dihasilkan kurang dari 1,8 gr/cm3, 3) Semua pengujian susut bakar bahan uji memenuhi standar susut bakar maksimal, yaitu masih dibawah 15%, dan 4) Pengujian porositas arang tempurung kelapa semua memenuhi syarat porositas maksimal, sedangkan pengujian porositas arang limbah kayu tidak memenuhi standar yaitu di atas 20%. Kata kunci:  Batu bata, arang tempurung kelapa, arang limbah kayu, kuat tekan, berat jenis, susut bakar
TINJAUAN PENAMBAHAN ADITIF MINERAL ABU TERBANG TERHADAP KETAHANAN BETON PADA LINGKUNGAN AGRESI SULFAT Sunarsih, Ernawati Sri
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.029 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.19986

Abstract

The research aims to determine ( 1) the wede168 increase of compressive strength of concrete with addition of fly ash to be compared to normal concrete ( 2) the resistant of normal concrete and also concrete with fly ash mineral additive in 2%, 5% and 7% sulphuric acid solutions, and ( 3) the resitant of concrete with fly ash mineral additive with the increase of concentration of sulphuric acid solution in comparing normal concrete.The method employed in this research was experimental method, by preparing the test object constituting the concrete cylinder with Æ 150 mm and 300 mm height for the compressive strength test. With the percentage of fly ash addition are 0%, 20%, 30% and 40% from requirement cement and qualities of designed concrete is 22,5 MPa. Amount of object test to the each condition is 4. To know concrete resistant in sulphate aggression environment, hence conducted by immersied of concrete in sulphuric acid solutions with concentration 2%, 5% and 7% during 30 days.From the research, it can be found that: ( 1) the addition of fly ash into fresh concrete will improve compressive strength of concrete. At addition fly ash 20% from requirement cement, compressive strength of  concrete increase 23,39%. For the addition of fly ash 30% and 40%, the increase of compressive strength concrete were 21,54 % and 0,31%. While in optimum percentage of fly ash addition is 23,46% (2) the immersied concrete in sulphuric acid solution result degradation compressive strength of concrete. At the same concentration of sulphuric acid solution, concrete with fly ash additive mineral have resistant which is better to be compared to normal concrete. This seen [at] percentage of compressive strength degradation of fly ash concrete which is smaller to be compared to normal concrete. Equally the percentage of compressive strength degradation inversely proportional with the percentage of fly ash addition ( 3) the increase of concentration of sulphuric acid solution will be result of aggression that happened at ever greater. If compared to normal concrete, concrete with fly ash in the reality more effective if used at high concentration of sulphuric acid solution. This matter can be seen from difference of percentage of compressive strength degradation ever greater at the height of concentration of sulphuric acid solution.
THE COMPARISON ON RESULT OF LEARNING BETWEEN USING CONVENTIONAL LEARNING MODEL AND TEAM ACCELERATED INSTRUCTION SUBJECT DRAWING BUILDING CONSTRUCTION IN CLASS X TGB SMKN 2 SURAKARTA Iswari, Anggita Putri; Sunarsih, Ernawati Sri; Thamrin, A.G.
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 3, No 2 (2017): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.882 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i2.18092

Abstract

This research aims to kamislot (1) determine whether or not differences cognitivedomain between using Conventional learning model with Cooperative type TeamAccelerated Instruction model; (2) determine whether or not differences affective domainbetween using Conventional learning model with Cooperative type Team AcceleratedInstruction model; (3) determine whether or not differences psychomotor domain betweenusing Conventional learning model with Cooperative type Team Accelerated Instructionmodel on result of learning subject Drawing Building Construction in class X TGBSMKN 2 Surakarta School Year 2016/2017.This research includes experiment researchconducted in class X TGB A and class X TGB B. The sampling technique usednonprobability sampling with purposive sampling method. The collection of data carriedout by multiple choice test for data of student learning result in the cognitive andobservation for data of student learning result in the affective and psychomotor. The dataanalysis using wilcoxon test with significance level on 0.05. Is expressed equally ifp>0.05 and both of models are expressed differently if p<0.05. The result of thisresearch are as follows. First, there are differences on learning result between cognitivedomain using Conventional learning model and Cooperative type Team AcceleratedInstruction model that obtained probability value of 0.000< 0,05. Second, there aredifferences on learning result between affective domain using Conventional learningmodel and Cooperative type Team Accelerated Instruction model that obtainedprobability value of 0.000< 0.05. Third, there are differences on learning result betweenpsychomotor domain using Conventional learning model and Cooperative type TeamAccelerated Instruction model that obtained probability value of 0.002< 0.05.
MANFAAT PENAMBAHAN KARBON DARI MATERIAL LIMBAH PADA BATU BATA TRADISIONAL Anis Rahmawati; Ernawati Sri Sunarsih
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 16, No 2 (2015): Techno Volume 16 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v16i2.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan karbon dari material limbah berupa arang tempurung kelapa dan arang limbah kayu terhadap waktu pembakaran yang diperlukan batu bata untuk mencapai kuat tekan sesuai standar minimal. Disamping juga pengaruhnya terhadap karakteristik fisik dan mekanis batu bata. Karakteristik fisis yang ditinjau berupa porositas, berat jenis, dan susut bakar, sedangkan karakteristik mekanisnya berupa kuat tekan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian terhadap sampel yang berupa batu bata merah pejal dengan dimensi 23 cm x 11 cm x 5 cm. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 360 buah. Untuk masing-masing jenis arang yang digunakan, 6 buah benda uji digunakan untuk pengujian tekan dan 6 buah benda uji untuk pengujian fisis, untuk tiap lama pembakaran dan persentase penggunaan arang. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Semua pengujian kuat tekan batu bata memenuhi standar mutu bata SK SNI-S-04-1989-F yakni memenuhi standar batu bata kelas 25 dan kelas 50, 2) Semua pengujian berat jenis memenuhi standar berat jenis batu bata normal, dengan berat jenis dihasilkan kurang dari 1,8 gr/cm3, 3) Semua pengujian susut bakar bahan uji memenuhi standar susut bakar maksimal, yaitu masih dibawah 15%, dan 4) Pengujian porositas arang tempurung kelapa semua memenuhi syarat porositas maksimal, sedangkan pengujian porositas arang limbah kayu tidak memenuhi standar yaitu di atas 20%. Kata kunci: Batu bata, arang tempurung kelapa, arang limbah kayu, kuat tekan, berat jenis, susut bakar
Properties of Fly Ash-Slag-Based Geopolymer Concrete with Low Molarity Sodium Hydroxide Ernawati Sri Sunarsih; Sholihin As&#039;ad; Abdul Rahman Mohd Sam; Stefanus Adi Kristiawan
Civil Engineering Journal Vol 9, No 2 (2023): February
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2023-09-02-010

Abstract

Most geopolymer concrete is produced using low-calcium fly ash and cured at high drying temperatures. Additionally, the activator is prepared with a sodium hydroxide (SH) solution of high molarity. This research proposes using a low molarity SH solution to produce fly ash-slag-based geopolymer concrete cured at room temperature. The properties to be investigated include workability, water absorption, and compressive strength. The influence of mixture composition, i.e., slag content, sodium silicate to sodium hydroxide (SS/SH) ratio, and alkaline activator to binder (Al/Bi) ratio on those properties is of interest. The slag substituted fly ash at 10, 20, 30, 40, and 50% replacement levels. The SS/SH ratio is 1.0, 1.5, and 2.0, with the SH molarity determined at 2M. The Al/Bi ratio is 0.40, 0.45, and 0.50. The results show that a higher percentage of slag reduces slump and water absorption but increases the compressive strength of the geopolymer concrete. The mixtures suitable for use are at the percentages of slag 20, 30, and 40%. An increase in the SS/SH ratio decreases the slump and water absorption. Geopolymer concrete with an SS/SH ratio of 1.5 gives maximum compressive strength compared to the other ratios. Increasing the ratio of Al/Bi increases the workability of geopolymer concrete. At an Al/Bi ratio of 0.45, the compressive strength is maximum and the water absorption is minimum. The recommended mix design in terms of workability, water absorption, and compressive strength of geopolymer concrete is a mixture with slag contents of 20, 30, and 40%, a SS/SH ratio of 1.0 and 1.5, and an Al/Bi ratio of 0.45 and 0.50. Doi: 10.28991/CEJ-2023-09-02-010 Full Text: PDF
Peningkatan Kompetensi Desain Pemodelan Bangunan Berbasis Aplikasi Pendukung BIM bagi Guru Vokasi Abdul Haris Setiawan; Ryo Takaoka; Rima Sri Agustin; Eko Supri Murtiono; Aryanti Nurhidayati; Muhamad Aziz Proklamalatu; Lilis Trianingsih; Budi Siswanto; Ernawati Sri Sunarsih; Kundari Rahmawati; Azmi Wijayanti; Hiroyuki Mitsuhara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.7325

Abstract

Profesionalitas guru sangat penting untuk menjamin mutu pendidikan. Guru harus berkompeten dan terus mengembangkan keterampilan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dalam menggambar konstruksi bangunan, guru vokasi perlu menguasai strategi desain pemodelan bangunan berbasis Building Information Modelling (BIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru melalui pelaksanaan pelatihan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan melaksanakan pelatihan kepada guru vokasi untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru sebelum dan setelah pelatihan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, paired sample t-test, dan N-gain. Analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata kompetensi guru pada pre-test 49,17 dan post-test 92,33 pada skala 100. Selanjutnya, berdasarkan uji N-gain dihasilkan nilai rata-rata N-gain 0,8482 yang berada pada interval N-gain g ≥ 0,7 kategori tinggi, yang berarti kompetensi desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM guru vokasi meningkat sebesar 84,82% setelah pelatihan selama 7 hari. Analisis uji-t sampel berpasangan menemukan peningkatan kompetensi yang signifikan dengan hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan t-hitung 19,896 > t-tabel 2,093 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 probabilitas, artinya ada perbedaan rata-rata kompetensi guru saat pre-test dan post-test. Berdasarkan semua uji analisis, dapat disimpulkan bahwa pelatihan desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM secara signifikan dapat meningkatkan kompetensi guru vokasi dalam pemodelan 3D bangunan.
Kajian Variasi Rasio Alkali Aktivator dengan Binder (Al/Bi) Terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Beton Geopolimer Berbasis Fly Ash-Slag Sunarsih, Ernawati Sri; Umam, Nur Khotibul; Rahmawati, Kundari
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 17, No 2 (2024): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v17i2.76735

Abstract

Peningkatan kebutuhan semen mengakibatkan peningkatan jumlah karbon dioksida (CO2) yang terlepas di lingkungan. Alternatif penekanan penggunaan semen dengan dengan menggunakan material geopolimer berupa fly ash dan slag sebagai pengganti semen pada beton konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio alkali aktivator dengan binder (Al/Bi) terhadap sifat fisis dan mekanis beton geopolimer berbasis fly ash-slag. Metode yang digunakan yakni metode eksperimen dengan sampel berbentuk silinder dengan variasi rasio Al/Bi 0,40; 0,45; 0,50; dan 0,55. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Pengujian kuat tarik belah sesuai SNI 2491: 2014 dengan sampel berdiameter 100 mm dan tinggi 200 mm serta pengujian daya serap air dan porositas sesuai ASTM C642-06 dengan sampel berdiameter 100 mm dan tinggi 50 mm. Hasil penelitian didapatkan beton geopolimer berbasis fly ash-slag variasi rasio Al/Bi 0,40; 0,45; 0,50; dan 0,55 berpengaruh pada nilai kuat tarik belah, daya serap air, dan porositas beton yang bervariasi. Variasi rasio Al/Bi optimal pada rasio Al/Bi 0,50 dengan kuat tarik maksimum sebesar 2,534 MPa, nilai daya serap air minimum sebesar 2,65% dan nilai porositas minimum sebesar 8,05%.
Digitalisasi Ekonomi Lokal sebagai Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Desa Kepuh Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo Altiroy Raden Maruli Pardede; Andreas Domenico Situmorang; Arga Octo Hasian Simbolon; Ashyah Azzahra; Camisha Deviana Ghaisani; Danis Elina Tantri; Ihdafi Choiri Amri; Maria Desy Gunari; Muammar Haidar Hakim; Salma Anisa; Ernawati Sri Sunarsih
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, inovasi teknologi telah mempengaruhi berbagai sektor, termasuk keuangan. Salah satu inovasi tersebut adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi transaksi pembayaran elektronik. Tulisan ini mengeksplorasi kegiatan sosialisasi QRIS di Desa Kepuh, yang dilakukan oleh KKN UNS Kelompok 224. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat lokal, khususnya UMKM, Ikatan Remaja Masjid, dan pemuda-pemudi desa, mengenai manfaat dan penggunaan QRIS. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung di lapangan. Hasil dari sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai sistem pembayaran digital ini, dengan partisipasi aktif dari para peserta serta dukungan dari pegawai pemerintahan dan Bank BRI. QRIS terbukti mampu mempercepat dan mempermudah transaksi keuangan di desa, sekaligus mendorong inklusi keuangan di daerah yang sebelumnya kurang terlayani oleh sistem perbankan konvensional. Kesimpulannya, implementasi QRIS di desa-desa, termasuk Desa Kepuh, dapat meningkatkan efisiensi ekonomi lokal dan mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah.
PENGARUH PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI PADA BATA BETON RINGAN FOAM TERHADAP KUAT TEKAN, BERAT JENIS, DAN DAYA SERAP AIR SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON (PADA MAHASISWA SEMESTER III PTB FKIP UNS) Wahyuni, Ari Sri; Habsya, Chundakus; Sunarsih, Ernawati Sri
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 2 (2015): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.465 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v2i2.17930

Abstract

The purposes of this research were to viralslot, (1) determine the influence of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation towards compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete brick, (2) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the compressive strength which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (3) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the density lightweight concrete which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (4) determine the percentage of rice husk ash as smooth aggregate partial substitute and foam variation to achieve the absorption which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (5) produce course material supplement of concrete technology on the influence of using rice husk ash in lightweight foam concrete brick toward compressive strength, density, and absorption. This research used experimental method and data analysis techniques used regression analysis. Variables in the study were (1) dependent variables: compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete bricks, (2) independent variables: the substitute of smooth aggregate to rice husk ash with variation 0%, 25%, 35%, and 45% and foam variation 0,2 and 0,3 of concrete volume.Based on the results of the study concluded that, (1) variation of rice husk ash and foam was strongly influence towards the compressive strength, density, and absorption of lightweight foam concrete bricks, (2) There was no percentage of rice husk ash and foam to achieve the compressive strength of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (3) All percentages of rice husk ash and foam variation produced the density value of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (4) All percentages of rice husk ash and foam variation produced the absorption value of lightweight foam concrete brick which fulfilled SNI No. 03 – 0349 – 1989, (5) the output course materials was a course materials supplement about the influence of the use rice husk ash as partly smooth agregate substitute of lightweight foam concrete brick to compressive strength, density, and absorption.Keywords: rice husk ash, foam, lightweight foam concrete bricks viralslot .