Benedict Deni Mary
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INCULTURATION OR SYNCRETISM: NEW WINE IN NEW WINESKIN Benedict Deni Mary
Studia Philosophica et Theologica Vol 11 No 2 (2011)
Publisher : Litbang STFT Widya Sasana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35312/spet.v11i2.69

Abstract

Artikel ini bermaksud mendalami persoalan inkulturasi dan sinkretisme. Apakah inkulturasi dapat berhasil tanpa sinkretisme? Berangkat dari studi kasus Sendratari Natal yang sempat memicu perdebatan sengit di Bali, penulis berpendapat bahwa sinkretisme mengacu pada persoalan yang sama dengan inkulturasi. Apa yang kita pandang sebagai sinkretisme di masa lalu, kini kita pahami sebagai inkulturasi. Karena itu, dibutuhkan pemahaman yang lebih positif tentang sinkretisme, yakni sebagai proses pemurnian dan pertobatan yang berkesinambungan. Dalam alur pemikiran ini, sinkretrisme menjadi nama lain inkulturasi, yakni proses integratif dalam mengungkapkan Injil dalam kebudayaan tertentu.