Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI UNTUK PENDIDIKAN NILAI TOLERANSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Fransiska .; Aunurrahman .; Fadillah .
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.556 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan produk media animasi pembelajaran; dan (2) mendeskripsikan efektivitas media animasi untuk pendidikan nilai sikap toleransi pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian pengembangan ini menggunakan model desain ADDIE dengan lima langkah, yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Desain dalam penelitian ini divalidasi oleh dua orang validator instrumen dan masing-masing tiga orang validator desain, validator media dan validator materi dengan hasil validasi produk secara keseluruhan menunjukkan hasil sangat baik. Data penelitian didapat dari instrumen kuesioner dan skala pengukuran nilai sikap toleransi siswa. Penelitian ini melibatkan 46 orang siswa kelas VII SMP Katolik Santu Petrus Pontianak dengan hasil pada uji satu-satu, uji kelompok kecil dan uji lapangan terintrepretasi sangat baik. Adapun hasil uji efektivitas produk diperoleh dari hasil penilaian diri dan penilaian antar teman menunjukkan nilai effect size 1,03, artinya nilai efektivitas tinggi. Hasil uji effect size ini membuktikan bahwa media animasi yang dikembangkan efektiv untuk pembelajaran nilai-nilai sikap toleransi siswa.
Kejujuran Salah Satu Pendongkrak Pendidikan Karakter di Sekolah Fadillah .
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 3 (2012): Volume 9 Nomor 3 Edisi Agustus 2012
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.208 KB) | DOI: 10.26418/jvip.v9i3.432

Abstract

Kejujuran sebagai suatu nilai , seharusnya tidak lagi dipandang sebagai harga material, yang hanya sebatas kebutuhan hidup saja, tetapi menjadi harga yang immaterial, sehingga telah menjadi esensi hidup yang akan melekat pada diri, yang tidak lekang oleh kondisi dan waktu. Hal ini akan ditunjukkan bahwa seseorang yang telah menghayati nilai kejujuran akan terdorong untuk bersikap dan bertindak jujur kepada orang lain bahkan terhadap dirinya sendiri, karena pada dirinya telah tertanam sistem nilai dan keyakinan sistem, yang mengharuskannya untuk berperilaku jujur. Menyikapi secara kritis, begitu pentingnya menumbuhkembangkan nilai kejujuran, karena merupakan konsekuensi logis dari keberadaan (eksistensi) serta hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk berbudaya, yang dapat dilakukan melalui pendidikan. Membangun karakter melalui pendidikan , tidak hanya pada tataran konsep tetapi mampu dicerna untuk dapat diaplikasikan dalam kehidupan . Dengan demikian akan tumbuh pribadi yang mandiri yang tidak menggantungkan hidup dari pihak atau individu lain. Dan ini perlu dilakukan sejak dini. Jika peserta didik, tak dibangun karakternya, maka yang akan menjadi pemimpin di masa depan nanti, adalah individu-individu yang mudah tunduk pada kepentingan-kepentingan individu atau kelompok lain yang memiliki kepentingan ,yang bisa berakibat negatif dan fatal. Kata kunci : Kejujuran, karakter