Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Estimasi Hujan menggunakan Satelit Himawari-9 Infrared (IR) di Wilayah Sungai Lombok Achmad Rivani; Ery Setiawan; Atas Pracoyo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14449

Abstract

Flooding is a recurrent hydrometeorological hazard that occurs when rainfall intensity exceeds river channel capacity within a watershed. In the Lombok River Basin, limited rain-gauge density hampers the detection of localized high-intensity rainfall that can trigger flood events. This study develops a satellite-based rainfall estimation model using Himawari-8 infrared Cloud Top Temperature (CTT) integrated with surface atmospheric parameters, including relative humidity (RH), zonal and meridional wind components (u and v), and surface air pressure (P). Hourly rainfall observations from 15 rain gauges were used for site-specific calibration during two major flood events (6 December 2021 and 17 June 2022). A local nonlinear exponential regression model was fitted for each station using the Non-Linear Least Squares (NLLS) method, and model performance was evaluated using R², Nash–Sutcliffe Efficiency (NSE), RMSE, and RSR. Results indicate that thermodynamic predictors, particularly CTT and RH, provide the strongest empirical relationships with rainfall variability, while wind components contribute weaker at the statistical level. Overall performance varied spatially across stations, reflecting local terrain and microclimate effects. The proposed framework supports improved rainfall characterization in tropical island basins and can be adapted to other regions with appropriate local calibration.
Pemanfaatan Sampah Organik dalam Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Meningkatkan Laju Resapan Air di Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram Muh Bagus Budianto; Salehudin; Humairo Saidah; IDG Jaya Negara; Ery Setiawan; Zelvia Salsabila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.13783

Abstract

Sampah organik berkisar antara 50-60% dari total sampah Sampah organik adalah limbah dari sisa-sisa makhluk hidup yang dapat terurai secara alami melalui pembusukan. Desa Karang Taliwang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Cakranegara yang sebagian besar wilayahnya adalah permukiman. Selain sampah permasalahn yang sering terjadi adalah genangan air. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah organik yang dimasukkan ke dalam LRB untuk meningkatkan laju resapan air. Sampah organik yang digunakan berupa sampah dedaunan kering, sampah dapur rumah tangga dan campuran dari keduanya. Hasil uji di lapangan menunjukkan sampah campuran dedaunan kering dengan sampah dapur rumah tangga menunjukkan laju resapan rata-rata tertinggi yaitu 51,39 cm/jam, kemudian disusul dengan sampah dapur rumah tangga rata-rata sebesar 47,02 cm/jam dan terakhir sampah dedaunan kering dengan laju resapan rata-rata sebesar 46,12 cm/jam. LRB dengan bahan pengisi campuran memiliki efektifitas yang cukup tinggi yaitu 36%.