Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Algoritma K-Means untuk Menganalisa Pemain Video Game Mobile Legend untuk Mengetahui Tipe Hero dan Role yang Sering Digunakan pada Setiap Kalangan Laras Elza Devila; Saifur Rohman Cholil; Raffi Danendra Athallah; Ahmad Arrio Irawan
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2438.501 KB) | DOI: 10.30998/string.v6i3.11094

Abstract

Video games are one of the technologies in the entertainment field that are growing rapidly in the community. Even Esports (video game competitions) are increasingly recognized by the industry as a recreational sport. An example of an esport that is currently popular among people is Mobile Legends. Both Android and IOS smartphones can run the Mobile Legends video game application. However, no one has ever discussed using the developer's built-in Role-playing as an alternative hero to simplify the Role-playing combination guide in the game, grouping characters according to their characteristics, and using characters according to the player's wishes. For this reason, this study uses the k-means algorithm to compile the grouping of heroes and Role-playing in the Mobile Legend video game. From the results of the research conducted, there are three groups of heroes that have similar characteristics, namely Mage, Marksman, and Fighter. The K-Means algorithm used can help determine the order of hero launches. Based on the results of clustering testing using the K-Means method, data in cluster 1 was obtained with an average accuracy of 5% hero support; heroes Tanks 10%; Fighter heroes 20%; hero Mage 25%; hero Assassin 20%; Marksman heroes 20%; then for the average age of 25.1 ; win rate 67.3; total matches 5863.4 and total MVP 1664,1. Players with hero support, tank, fighter and mage types have Roles as supporting tools to develop a core Role or Marksman and assassin heroes who have high capabilities as winners in the team, with an average user who has a supporting Role of 0.15 and an average user with 0.2 . Role core
Sistem Layanan Pengaduan Masyarakat Berbasis Websiste Di Kecamatan Batangan Laras Elza Devila; Nurtriana Hidayati
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2024): November (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v8i2.11371

Abstract

Pengaduan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam sebuah instansi daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam penelitian ini, mengambil studi kasus di Kabupaten Batangan, masyarakat masih merasa kesulitan untuk menyampaikan keluhan yang ada di lingkungannya kepada pemerintah daerah. Selain itu, terkadang meskipun sudah menyampaikan pengaduan, mereka tidak mendapatkan respon dan realisasi yang baik dari pemerintah karena pengaduan harus disampaikan kepada perangkat desa terlebih dahulu, terkadang tidak disampaikan ke kecamatan. Sehingga orang menyampaikan keluhan mereka di tempat yang salah. Oleh karena itu, perlu adanya sistem layanan pengaduan publik berbasis website sebagai ruang aspirasi yang dapat diakses dengan mudah. Desain website menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan MySql sebagai database dengan pemodelan yang diterapkan adalah metode waterfall. Dengan sistem berbasis website ini, dapat memudahkan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan dan mendapatkan tanggapan dari camat dan petugas beserta bukti penyelesaian pengaduan dari petugas. Sistem pelayanan pengaduan masyarakat berbasis website di Kabupaten Batangan yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik secara fungsional sebagaimana dibuktikan melalui kuesioner, hasil yang diperoleh adalah 70% sangat setuju, 20% setuju dan 5% cukup. Kata Kunci: Layanan Pengaduan, Situs Web, PHP, Kerangka Kerja Codeigner