Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERUBAHAN KEKUATAN GESER TANAH LEMPUNG JENUH AKIBAT PEMANCANGAN Meinata, Ligis Ebel; Setiawan, Andrew; Budi, Gogot Setyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pemancangan pondasi tiang pada tanah lempung mengakibatkan desakan butiran tanah dan meningkatkan tekanan air pori. Hal ini dapat mengakibatkan turunnya kekuatan geser tanah di sekitar pondasi tiang.Penelitian ini, mempelajari besarnya pengaruh kekuatan geser tanah lempung jenuh akibat pemancangan di sekitar model tiang pancang. Pengukuran tegangan geser tanah dilakukan pada titik-titik dengan jarak tertentu dari tiang pancang dengan menggunakan vane shear test. Selain itu, pengaruh waktu terhadap kekuatan geser tanah juga diteliti.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setelah pemancangan model tiang diameter 5 cm dan 7,5 cm, tanah yang berada pada area di antara dinding tiang hingga radius 2D (2 kali diameter tiang) mengalami penurunan kekuatan geser yang besar. Namun pada interval waktu antara 3 hari sampai 7 hari, kekuatan tanah di sekitar model tiang sudah kembali pada kekuatan awalnya.
PROTOTIPE KENDALI MODEL ATAP BERSIRIP OTOMATIS TERMONITORING UNTUK TEMPAT PENGERINGAN BERBASIS SMS GATEWAY DENGAN MODUL GSM(GPRS) SIM800L Setiawan, Andrew; Supriono, Supriono
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 22, No 3 Juli (2020): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.22.3.88-95

Abstract

Permasalahan utama dari proses penjemuran hasil panen pertanian dan proses permindahan hasil panen dari penjemuran ke tempat penyimpanan adalah kondisi cuaca. Kemajuan teknologi nirkabel (wireless) sangat mendukung sebagai sarana monitoring pada proses penjemuran hasil panen pertanian, salah satunya adalah teknologi GSM (Global System for Mobile Communications) yang murah dengan jangkauan luas serta media komunikasi dan sarana informasi yang real-time. Penelitian ini bertujuan merancang suatu sistem kendali model atap bersirip otomatis termonitor melalui handphone yang bisa  mengendalikan buka atau tutup atap secara manual, dapat juga bekerja secara otomatis terus-menerus dengan membaca parameter-parameter kondisi lingkungan seperti cuaca hujan atau tidak, cuaca cerah tersinari matahari maupun suhu ruang yang disesuaikan >29o. Sistem dirancang menggunakan sensor hujan ( Weather Sensitivity Module ), sensor suhu DHT11, dan sensor cahaya LDR (Light Dependant Resistor) serta motor servo sebagai aktuator dengan menggunakan Arduino sebagai unit pengendali sistem. Sistem dirancang dengan kemampuan untuk menyesuaikan arah sinar matahari (tracking) dengan posisi sirip atap antara 110o,130o,145o dan 175o guna memaksimalkan panas sinar matahari pada proses penjemuran  yang dilengkapi dengan modul GSM SIM800L untuk proses monitoring dan kontrol jarak jauh. Keberhasilan penelitian ini sangat bermanfaat di bidang pertanian khususnya penerapan teknologi hasil pertanian.
Optimasi Formula Pewarna Alami Berbasis Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir Hasil Foam-Mat Drying Dengan Metode Simplex Lattice Design (SLD) Wiyono, Andi Eko; Amilia, Winda; Herlina, Herlina; Setiawan, Andrew; Aghata, Ola Riska Aprilia Intan; Savitri, Dewi Ayu
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 12 No 2 (2024): Juni
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2024.v12.i02.p08

Abstract

Inferior red dragon fruit has the potential as a source of natural dye. This research aimed to examined the quality of natural dye powder as a referenced for optimization. To optimized the formula for natural dye powder based on rejected dragon fruit, and to examined the physical and chemical quality of natural dye powder at the optimum formula. The varied ingredients in this research were ascorbic acid and tween 80. The upper and lower limits of use of both ingredients were 3% and 1% for ascorbic acid, as well as 1% and 0.5% for tween 80. The method used laboratory experimental method and quantitative analysis data. The experimental design used in this research was an experiment with the application of the simplex lattice design (SLD) method, so that several formulas were obtained based on the variation of two factors. Results of the observation data were inputted into the Design-Expert version 13 application so that a regression equation is obtained to determine the optimum formula. All data were presented in tables and graphs and analyzed descriptively. The results showed that F5 (ascorbic acid 3%: tween 80 0.5%) was the optimum formula because it had the highest desirability of 0.998 with a water content of 2.15%; total dissolved solids 9.66%; pH 3.766; L 53.71, a 14.20; b 7.39; dissolved time 61.33 seconds; Chroma 16,00; Hue 27.33ᵒ (red), and anthocyanin content 3,37 mg/mL. On exposure to the sun, outdoor and indoor experienced the highest degradation, namely 30.48% and 0.93%, respectively.