Suardi Zurimi
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Maluku

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

Penerapan Metode Roll Over Test (ROT) pada Ibu Hamil untuk Deteksi Dini Preeklamsi di Puskesmas Passo Kota Ambon Martini Tidore; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.234 KB) | DOI: 10.33846/ghs6402

Abstract

Menurut World Health Organization/WHO (2016), AKI setiap harinya masih sangat tinggi, sekitar 830 wanita di seluruh dunia meninggal terkait dengan kehamilan dan persalinan yang penyebabnya masih bisa dicegah. Terdapat 99% kematian ibu maternal terjadi di negara-negara berkembang. Pada tahun 2015, sekitar 303.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan maupun persalinan. Rasio kematian ibu di negara-negara berkembang pada tahun 2015 adalah 239 per 100.000 kelahiran hidup (KH) versus 12 per 100.000 KH di negara maju, Angka Kematian Ibu di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 305 per 100.000 KH, angka tersebut masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan target Sustainable Development Goals (SDG’s) yaitu menurunkan AKI sebesar 70 per 100.000 KH (Profil Kesehatan Indonesia, 2015). Sedangkan AKI di Provinsi Maluku pada tahun 2014 yaitu 205 per 100.000 KH (Sri dan Ummi, 2018). Tujuan studi kasus pada penelitian ini adalah menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan metode Roll Over Test (ROT) pada ibu hamil untuk deteksi dini preeklamsi di Puskesmas Passo Kota Ambon. Desain yang digunakan pendekatan proses keperawatan yang komprensif. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang kemudian disajikan dalam bentuk narasi menggunakan proses keperawatan dengan jumlah partisipan 2 orang. Persamaan yang didapatkan dari kedua responden yaitu, pada pengkajian ditemukan masalah kesehatan. Pada pemeriksaan fisik kedua pasien didapatkan data pasien mengatakan sering sakit kepala dan bertanya-tanya tentang perkembangan, keadaan umum lemah, tampak pucat, ekspresi wajah tampak cemas, mukosa bibir lembab, pasien mengatakan merasa lemas dan bertanya-tanya tentang perkembangan kehamilannya, keadaan umum lemah, ekspresi wajah tampak cemas, rambut tampak kotor, payudara tampak kotor. Dari masalah yang ada, disusunlah rencanan tindakan keperawatan. Selanjutnya pelaksanaan tindakan keperawatan dilakukan sesuai dengan rencana dan dilaksanakan selama 3 hari. Pada tahap evaluasi mengamati setiap perkembangan pasien melalui catatan perkembangan pasien dalam bentuk SOAP selama 3 hari. Setelah dilakukan penelitian pada kedua responden dan implementasi keperawatan, masalah keperawatan pada kedua responden dapat teratasi. Kata kunci: Roll Over Test (ROT); ibu hamil; preeklamsi; deteksi dini
Pemberian Slow Deep Breathing Exercise pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah kerja Puskesmas Suli Kota Ambon Ida Djafar; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7409

Abstract

Diabetes adalah salah satu penyakit dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Komplikasi makrovaskular yang menghancurkan dan komplikasi mikrovaskular menyebabkan peningkatan kematian, kebutaan, gagal ginjal dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan pada orang dengan diabetes. Pengelolaan diabetes mellitus dengan Slow deep breathing adalah teknik relaksasi dalam menurunkan kadar glukosa darah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan penerapan prosedur slow deep breathing exercise pada pasien diabetes mellitus untuk menurunkan glukosa darah. Jenis penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses tindakan keperawatan. Hasil penelitian pada Tn. O.I didapatkan data cemas dengan kondisi penyakitnya, telunjuk kaki kiri terasa sakit karena luka, selalu merasa lapar, sulit untuk buang air besar, riwayat anggota keluarga menderita penyakit diabetes mellitus, keadaan umum lemas, konjungtifa anemis, tampak adanya luka dengan ukuran 1cm pada telunjuk kaki kiri pasien, glukosa darah sewaktu 130 mg/dl. Diagnosa keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah, diberikan tindakan slow deep breathing, hasilnya penurunan kadar glukosa darah. Kata kunci: slow deep breathing; diabetes mellitus; glukosa darah
Kombinasi Yoga Asana dan Pranayama Pada Pasien Pre Hipertensi Dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Ida Djafar; Suardi Zurimi; Mintje M. Nendissa
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 8, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs8202

Abstract

Terapi yoga merupakan multikomponen dari latihan yang terdiri dari postur, teknik pernafasan dan meditasi yang menunjukkan efek menguntungkan dalam berbagai kondisi medis. Salah satunya pada pasien hipertensi dengan cara mengurangi aktifitas saraf simpatis dan mengaktifkan sistem gamma amino-butyric acid (GABA) untuk menurunkan tekanan darah. Metode quasi experiment yang digunakan yaitu Time series design. Desain penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok saja, sehingga tidak memerlukan kelompok kontrol. Sebelum dan sesudah perlakuan diberikan posttest. sampel penelitian adalah 30 pasien dengan pre hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Hative Kecil dengan kriteria tekanan darah sistolik antara antara 120-140 mmHg dan tekanan darah diatolik antara 80-90 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum 132.3±6.6 dan sesudah intervensi 2 minggu 127.4±6.1 dan 4 minggu 125.3±6.1 mengalami penurunan yang signifikan dengan selisih sebelum dan sesudah intervensi yoga adalah 7±0.5. Penurunan yang signifikan pada tekanan darah diastolik dengan rata-rata 6.5±2.1 dengan nilai signifikansi yang didapatkan dari uji paired sample t test yaitu 0,001 (p