Maritje S. J. Malisngorar
STIKes Maluku Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIASUBUR DENGAN PENCEGAHAN PREEKLAMPSIA DI DUSUN TANAH GOYANG KEC. HUAMUAL KAB. SERAM BAGIAN BARAT Maritje S. J. Malisngorar; Risman Tunny; Nurnadara Talohu
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.184 KB)

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perdarahan post partum dimana wanita dengan preeklampsia menghadapi resiko perdarahan yang meningkat. Prevalensi preeklampsia di Amerika meningkat dari 3,4% di tahun 1980 menjadi 3,8% di tahun 2010. Pada tahun 2014, preeklampsia terjadi sebanyak 28,7% di India. Di Indonesia, data kejadian preeklampsia masih terbatas, terutama pada tingkat nasional. Insidensi preeklampsia di Indonesia yaitu sekitar 3-10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Subur Dengan Pencegahan Preeklampsia di Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. ). Populasi dalam penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) di Dusun Tanah Goyang sebanyak 221 orang. Sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 55 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan ujiChisquare. Hasil dalam penelitian ini di peroleh nilai signifikansi untuk pengetahuan p=0,385, sikap p=0,175.Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dengan pencegahan preeklampsia di dusun tanah goyang kecamatan huamual kabupaten seram bagian barat. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pencegahan, Preeklampsia, Wanita usia subur
Optimasi Faktor Eksposi Teknik Pemeriksaan Radiografi Ossa Pedis dengan Computer Radiography di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Ishak Umarella Maritje S. J. Malisngorar; Akhmadi Akhmadi; Amelia Niwele
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v4i3.2360

Abstract

Ossa pedis radiography is an important diagnostic procedure for evaluating fractures, structural abnormalities, and pathological conditions of the foot bones. Image quality is strongly influenced by exposure factors, particularly kilovoltage (kV) and milliampere-second (mAs), which must be optimized to ensure diagnostic quality while keeping radiation exposure as low as reasonably achievable. This study aimed to determine the optimal exposure factor combination for ossa pedis radiography using Computed Radiography (CR). An experimental design was applied with tube voltage fixed at 60 kV and mAs varied at 2, 3, 4, and 5 mAs. Radiographic examinations were performed using the anteroposterior (AP) projection according to standard procedures. Image quality was evaluated based on CR S-value and G-value parameters and visual assessment of density, contrast, and sharpness of bony anatomical details. The results showed that 60 kV and 4 mAs produced the best image quality, with S-value and G-value within the diagnostic range and an optimal balance of density, contrast, and anatomical sharpness. Therefore, 60 kV and 4 mAs is recommended as the optimal exposure setting for ossa pedis radiography using CR while supporting radiation dose optimization