Marynta Putri Pratama
Universitas Putra Bangsa

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kecerdasan Spiritual, Kompetensi dan Kepemimpinan Terhadap Keterikatan Kerja Kepala Sekolah Dasar Se- Kecamatan Sempor Syafira Indah Cahyani; Marynta Putri Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3 No 6 (2021): JIMMBA
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jimmba.v3i6.965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan spiritual, kompetensi dan kepemimpinan terhadap keterikatan kerja. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu mengabil sampel secara keseluruhan atau pada semua anggota populasi yang digunakan sebagai sampel. Responden dalam penelitian ini adalah 38 Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode metode analisis deskriptif dan statistik yang dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji normalitas, regresi linear berganda, uji t, uji simultan F, dan koefisien determinasi. Hasil pengujian dalam uji t menunjukan bahwa kecerdasan spiritual tidak berpengaruh terhadap keterikatan kerja Kepala Sekolah Dasar, kompetensi berpengaruh terhadap keterikatan kerja Kepala Sekolah Dasar, kepemimpinan berpengaruh terhadap keterikatan kerja Kepala Sekolah Dasar, dan kecerdasan spiritual, kompetensi dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh terhadap keterikatan kerja Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Sempor.
Pengaruh Kelompok Acuan, Gaya Hidup, dan Motivasi terhadap Keputusan Pembelian Polygon di Kebumen: Studi pada Pengguna Polygon di Kebumen Diana Harum Sakti; Marynta Putri Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JIMMBA) Vol. 4 No. 1 (2022): JIMMBA
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.494 KB) | DOI: 10.32639/jimmba.v4i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelompok acuan, gaya hidup, dan motivasi terhadap keputusan pembelian Polygon di Kebumen. Populasi pada penelitian ini yaitu pengguna Polygon di Kebumen. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu kelompok acuan, gaya hidup, dan motivasi, sedangkan variabel terikatnya yaitu keputusan pembelian. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner menggunakan purposive sampling, sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu 109 orang responden. Hipotesis diuji dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok acuan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian. Gaya hidup berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian. Motivasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini menunjukkan kelompok acuan, gaya hidup, dan motivasi, secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Polygon di Kebumen. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,419 artinya sebesar 41,9% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel kelompok acuan, gaya hidup, dan motivasi, sedangkan 58,1% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model penelitian ini.
ANALISIS DETERMINAN PERMINTAAN UANG DI INDONESIA (PERIODE 2011.1 - 2020.4) : PENDEKATAN ERROR CORRECTION MODEL Irfan Helmy; Marynta Putri Pratama
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i2.33840

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menguji faktor yang mempengaruhi jumlah permintaan uang (broad money) di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan error correction model (ECM). Berdasarkan Laporan yang diterbitkan Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik, penelitian ini mengolah data sekunder yang diperoleh dari tahun 2011 Q1 sampai dengan 2020 Q4. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan software Microsoft Excel 2010 dan Eviews 8. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) dan penanaman modal asing (PMA) memiliki pengaruh positif terhadap permintaan uang dalam jangka panjang. Sedangkan sebaliknya, suku bunga (INTEREST) menunjukkan pengaruh negatif. Dalam pengaruh jangka pendek hanya penanaman modal asing (PMA) yang secara signifikan berpengaruh terhadap permintaan uang. Untuk variabel nilai tukar (KURS) dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan uang baik dalam jangka panjang dan jangka pendek. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah tentang faktor yang berpengaruh terhadap permintaan uang sebagai alternatif kebijakan untuk menjaga stabilitas moneter di Indonesia.
Pengaruh Kualitas Produk, Brand Image, dan Electronic-Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Samsung : Studi pada Pengguna Smartphone Samsung di Kabupaten Kebumen Muhamad Nur Fauzi; Marynta Putri Pratama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JIMMBA) Vol. 5 No. 4 (2023): JIMMBA
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jimmba.v5i4.492

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh persepsi kualitas produk, brand image, dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Kabupaten Kebumen yang pernah melakukan pembelian satu kali dan menggunakan smartphone Samsung. Responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan hasil perhitungannya berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk menguji variabel kualitas produk, brand image, dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, brand image, dan electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
PENTAHELIX MODEL COLLABORATION AS A COLLECTIVE EFFORT IN ANTI-CORRUPTION ECOSYSTEMS Hendrawan Prasetyo; Marynta Putri Pratama; Kus Indarto
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Social Politics and Governance (June)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/sr320t61

Abstract

This study aims to analyze the integration of roles between the government, business sector, civil society, academia, and the media through the Pentahelix framework to create a comprehensive anti-corruption system. This study aims to formulate a strategic collaboration model to close systemic gaps and transform the approach to eradicating corruption into a sustainable collective responsibility. Methodologically, this study uses a descriptive qualitative design to explore the dynamics of intersectoral collaboration. The methods applied include a case study focusing on intersectoral collaboration in corruption eradication efforts. Data collection techniques through data triangulation, which integrates the study of regulatory documentation and official reports with in-depth interviews with representatives from the five pillars of Pentahelix. The data analysis process uses content analysis and thematic analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and inductive conclusion drawing. The main findings of this study confirm that the effectiveness of corruption eradication is highly dependent on a paradigm shift from sectoral work to interactive collaboration. Synergy between the government, business sector, civil society, academics, and the media is an absolute prerequisite for building a strong anti-corruption ecosystem. Through integrated roles, the Pentahelix model has proven capable of addressing the complexities of corruption more comprehensively.