Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perpindahan Promosi dari Offline ke Online Penjualan Produk Olahan Hui Cilembu Pada Usaha UMKM Kirihuci Selama Masa Pandemi Covid 19 Dewi Reniawaty; Irwan Hermawan
ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol 7 No 2 (2021): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) - Desember 2021
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v7i2.750

Abstract

Dengan adanya transformasi tren belanja dari offline ke online membuat para pemilik usaha harus saling berbenah diri untuk mengatasi perubahan pola konsumsi pelanggan yang semakin cepat berubah. Sebagai seorang pelaku bisnis tentunya harus mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh para pelanggannya dengan memberikan inovasi-inovasi terbaru terhadap bisnisnya. Seperti yang dilakukan oleh UMKM Kirihuci saat sebelum Pandemi Covid, penjualan lebih banyak Offline sekarang harus gesit dalam pemasaran secara Online. Produk yang dijual oleh UMKM Kirihuci yaitu makanan ringan yang di olah dari Ubi Cilembu awalnya kemudian berkembang menggunakan bahan yang terbuat dari Talas, Ubi Kuningan, Susu Lembang dan Singkong. Namun kendala yang dihadapi yaitu Transformasi dari Offline ke Online di karenakan konsumen perlu untuk mencicipi terlebih dahulu rasa dari produk, baru konsumen akan memutuskan untuk melakukan pembelian. Nah apabila penjualan melalui Online konsumen tidak akan mengetahui bagaimana rasa nya karena tidak testfood, hanya melihat dari testimoni dari konsumen sebelumnya. Penulis menggunakan Metode penelitian kuantitatif.. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner..Hasil yang didapat jumlah penjualan meningkat karena masyarakat sekarang sudah familiar dengan media online.
Trend Penggunaan BCA Mobile Banking Dalam Praktik Cashless Payment Lifestyle Rifa Nurul Aulia; Budi Harto; Dewi Reniawaty; Irwan Hermawan; Panji Pramuditha
JRAK (Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis) Vol 9 No 1 (2023): JRAK Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Januari 2023
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/jrak.v9i1.1202

Abstract

Masyarakat kini lebih memilih transaksi elektronik untuk berbelanja yang lebih nyaman. BCA Mobile sudah cukup memenuhi kebutuhan finansial khususnya pada pembayaran transaksi nontunai (cashless) yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Pada saat ini, pembayaran nontunai ini sudah mulai mengakuisisi pembayarn dengan uang fisik, Cashless atau pembayaran nontunai sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern dengan alasan keefektifan, keringkasan dan keamanan. Ada 2 cara melakukan pembayaran cashless, yang pertama dengan fitur QRIS dan kedua dengan transfer/debit. Pihak PT Bank Central Asia Tbk selalu berusaha semaksimal mungkin untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan lifestyle dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penggunaan Aplikasi BCA Mobile terhadap kebutuhan yang memenuhi gaya hidup pembayaran nontunai (Cashless). Data yang diperoleh diambil dari hasil kuesioner yang disebarkan pada masyarakat Bandung dan sekitarnya pengguna Aplikasi BCA Mobile dengan range usia 17-50 Tahun. Diperoleh sampel sebanyak 50 reponden, 66% Perempuan dan 34% Laki-laki. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Aplikasi BCA Mobile sangat berpengaruh pada kebutuhan finansial, (2) Aplikasi BCA Mobile mendukung segala profesi dan aktifitas finansial, (3) Sistem pembayaran nontunai (Cashless) sudah sangat mengakuisisi sistem pembayaran uang fisik, (4) Sistem pembayaran nontunai (Cashless) menjadi gaya hidup masyarakat kaum gen Z dan Millenial, (5) Keuntungan yang diperoleh masyarakat pada sistem pembayaran nontunai (cashless) pada aplikasi BCA Mobile.
Diversifikasi Produk Ubi Cilembu Sebagai Strategi Peningkatan Pendapatan Masyarakat Haurgombong-Sumedang Irwan Hermawan; Afi Fadlilah; Irma Soraya
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 12 No. 1 (2026): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) - Juni 2026
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v12i1.2933

Abstract

Haurgombong Village has an area of ​​219 hectares which is dominated by agricultural land as a livelihood for the community to grow secondary crops, especially sweet potatoes. One of the productive business units of the community there is the KIRIHUCI MSME which processes sweet potatoes into various products (product diversification). Therefore, this study aims to determine the diversification of sweet potato products produced by KIRIHUCI MSMEs and their effect on the income of the Haurgombong Sumedang village community. This type of research is a case study using a qualitative descriptive approach to observe an activity or process carried out by the Haurgombong village community in a comprehensive and in-depth manner. The data collection techniques used in this study are observation techniques, interviews, documentation, and searching for various relevant literature. The results of this study indicate that diversification of sweet potato products can be a strategy for the Haurgombong Sumedang Village community, especially KIRIHUCI MSMEs to increase income. Abstrak Desa Haurgombong memiliki luas wilayah 219 hektar yang didominasi oleh lahan pertanian sebagai mata pencaharian masyarakat untuk bercocok tanam palawija terutama ubi cilembu. Salah satu unit usaha produktif masyarakat di sana adalah UMKM KIRIHUCI yang mengolah ubi cilembu ke dalam aneka produk (diversifikasi produk). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diversifikasi produk ubi cilembu yang diproduksi oleh UMKM KIRIHUCI dan pengaruhnya terhadap pendapatan masyarakat desa Haurgombong Sumedang. Jenis penelitian ini berupa studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengamati suatu aktivitas atau proses yang dilakukan oleh masyarakat desa Haurgombong secara menyeluruh dan mendalam. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, doumentasi, dan penelusuran berbagai literature yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk ubi cilembu dapat menjadi strategi masyarakat Desa Haurgombong Sumedang khususnya UMKM KIRIHUCI untuk meningkatkan pendapatan.