Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

REDESIGN BUKU CERITA DINOSAURUS UNTUK ANAK KELAS 4-6 SD DENGAN SISIPAN KOMIK STRIP EDUKATIF Febby Risyanti Wahyuni; Wildan Hanif; Nia Emilda
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 1 (2021): KARYA RUPA DALAM PERSPEKTIF MAKNA, FUNGSI, DAN IMPLEMENTASI
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i1.1661

Abstract

The books presented for children in Elementary School (SD) have very few pictures, their contents are always filled with words or numbers. This learning process will lead to difficult to learn, especially among children. In this case, especially the function of children's art education is to bringing children's ability to think with visual or visual media. Based on this theory, it can be concluded that there is no need for a contradiction between spoken language and visual language in a learning system because in principle, study activities are an activities that requires both thought and imagination. Prof. Dr. H Primadi Tabrani says that "Art education, especially fine arts education, is an inseparable part of children as a whole, which has long been recognized in the world, including Indonesia" (2014: 15). The method for creating this work is done through three stages: Process redesigning for the “Dinosaurs” book, creating synopsis for dinosaur education comic, and presentation of the book so that it can provide different added values. Keywords: Imagination, Illustrations, Comic, Visual Communication, Design------------------------------------------------------------------------------------------Buku-buku yang disajikan kepada anak-anak di Sekolah Dasar (SD) sangat sedikit gambar, isinya selalu dipenuhi dengan kata-kata atau angka-angka. Proses belajar seperti itu menimbulkan kejenuhan khususnya pada kalangan anak-anak. Dalam hal ini khususnya fungsi dalam pendidikan seni rupa anak adalah membina kemampuan anak untuk berpikir dengan media gambar atau rupa. Dengan berpijak dari teori ini dapat disimpulkan bahwa tidak perlu adanya pertentangan antara bahasa kata dan bahasa rupa dalam sebuah sistem pembelajaran karena pada prinsipnya kegiatan belajar adalah sebuah aktivitas yang menuntut agar seseorang untuk berpikir maupun berimajinasi. Prof. Dr. H Primadi Tabrani (2014, hlm. 15) mengatakan “Pendidikan seni, khususnya Pendidikan seni rupa, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari anak seutuhnya sudah cukup lama diakui di dunia, termasuk Indonesia”. Metode praktik pembuatan karya ini, dilakukan melalui tiga tahapan : Proses perancangan redesain buku, membuat sinopsis cerita komik edukatif dinosaurus, dan penyajian pada buku sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berbeda. Kata Kunci: Imajinasi, Gambar Ilustrasi, Komik, Desain Komunikasi Visual
PERANCANGAN ILUSTRASI NOVEL GARIS WAKTU: SEBUAH PERJALANAN MENGHAPUS LUKA KARYA FIERSA BESARI Rangga Farhan Akbar; Wildan Hanif; Nia Emilda
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 10, No 1 (2022): TEKNIK DAN TEKNOLOGI MEDIA KARYA VISUAL
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v10i1.1937

Abstract

BUDAYA VISUAL SEBAGAI IDENTITAS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PULAU SAMOSIR Didik Desanto; Nia Emilda; Agus Cahyana
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 10, No 3 (2022): EKSISTENSI SENI DAN BUDAYA DALAM INTERPRETASI VISUAL
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v10i3.2320

Abstract

PERANCANGAN ALAT MUSIK OKARINA DENGAN TEMA BEBEGIG SUKAMANTRI Adnan Fauzi; Mohamad Zaini Alif; Nia Emilda
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 11, No 1 (2023): INOVASI DAN APLIKASI PADA KARYA VISUAL
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v11i1.2512

Abstract

Perancangan Table Lamp Bentuk Kepala Harimau dari Cerita Folklor “Si Loreng” Mukhamad Rizky Perdana; salma afifah; Nia Emilda; Carina Sarasati
Jurnal Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Vol 3 No 2 (2025): JIFKA Desember 2025
Publisher : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan produk table lamp (lampu meja) yang mengintegrasikan fungsi pencahayaan dengan nilai estetika dan filosofis dari budaya lokal. Inspirasi utama diambil dari folklor “Si Loreng” dari Desa Panyalahan, Tasikmalaya, yang mengisahkan kesetiaan, perlindungan, dan pengorbanan seekor harimau. Konsep desain yang diangkat adalah representasi kepala harimau sebagai "penjaga ruangan" dan simbol perlindungan dari kegelapan. Realisasi bentuk dilakukan dengan teknik cetak tuang, menggunakan material semen putih (white cement). Pemilihan white cement didasarkan pada karakteristiknya yang memiliki kehalusan butir, kekuatan struktural, dan warna cerah netral, sehingga cocok untuk keperluan dekoratif. Proses perancangan melibatkan enam tahapan utama: sketching dan pembuatan cetakan styrofoam, pencetakan white cement dengan penulangan kawat, pembuatan detail clay (miniatur manusia, mata, mulut harimau), pewarnaan, perakitan LED, dan finishing dengan penutup akrilik bening. Hasil akhir berupa table lamp dengan dimensi diameter 25 cm dan tinggi 28 cm, yang diharapkan dapat menghasilkan produk dekoratif fungsional yang kuat, elegan, dan sarat akan pesan moral serta nilai budaya.