Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Meaning of Tri Tangtu Value in Sundanese Traditional Game “Oray-orayan” Erna Nurmalinda
JOMANTARA Vol 1 No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 January 2021
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.076 KB) | DOI: 10.23969/jijac.v1i1.3451

Abstract

Abstract In West Java (Bandung) there are copious traditional games that are actually still played by children. But because of technological advances and the absence of fields for playing, the traditional games is now sidelined and even forgotten. Games are offered now, not only traditional games but also the games that sophisticated technological based derived from abroad. The traditional games of West Java that used to be played have been put aside. Traditional “Oray-orayan” game is a game of boys and girls known since ancient times. Besides educational elements (choir, sports and sensitivity) this game is also containing a fun entertainment for children. In Traditional Games “Oray-orayan” the desires can arise from thoughts or deeds, then the mind or knowledge evokes desire, after that there is a process of thought so that desire can manifested in action. The pattern of the three relationships in Tritangtu can be known from the structure of objects or artifacts. Tritangtu reflects and is represented in all systems and sub systems in Sundanese culture such as the State system, Social system, Legal system, Art system and others that relates to Tritangtu principles. Keywords; Game, Traditional, Oray-orayan, Meaning, Tritangtu
Perancangan Typeface Cirebon Melalui Adaptasi Motif Batik Singa Barong Hadian Masruri; Fadhly Abdillah; Erna Nurmalinda
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v5i2.7870

Abstract

Tipografi adalah ilmu tentang merancang, menyusun dan mengatur tata letak huruf, Dalam hal ini, Cirebon menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki kebudayaan batik. Motif batik singabarong termasuk ke dalam batik keratonan, karena motif ini diambil dari benda atau artefak yang terdapat di keraton Kasepuhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang typeface yang mengadaptasi bentuk visual motif batik Singabarong Cirebon. Oleh karena itu, metodologi (UCD) User Centered Desain dengan pendekatan eksperimen Desain Komunikasi Vsual, menggunakan media typeface dipilih untuk mengembangkan bentuk motif batik ke dalam sebuah huruf. Hasilnya berupa rancangan typeface baru. 
Analisis Narasi Visual Poster Asian Games 2018 Versi Panahan (Mel Ahyar) Fadhly Abdillah; Purmaningrum Maeni; Erna Nurmalinda
Jurnal Desain Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.481 KB) | DOI: 10.30998/jd.v7i2.5832

Abstract

Poster merupakan salah satu media konvensional yang sering digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan, terutama dalam konsep periklanan, baik itu iklan produk, jasa maupun sebuah kegiatan. Asian games merupakan ajang olahraga wilayah Asia empat tahunan yang diselenggarakan di salah satu negara di Asia, yang pada aktivitasnya promosinya membutuhkan media, salah satunya adalah poster dalam menyampaikan informasi kegiatannya, baik itu sebelum berlangsung, ketika berlangsung, dan juga setelah kegiatan berlangsung. Tulisan ini membahas bagaimana analisis narasi visual dari poster Asian Games 2018 versi panahan. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan desain, dan analisis narasi visual. Tinjauan desain dipakai sebagai metoda dalam memecah tahapan tahapan analisis, antara lain, deskripsi obyektif, analisis formal, interpretasi dan penilaian. Sedangkan narasi visual, yang merupakan cabang dari teori budaya visual digunakan sebagai pisau penelitian untuk menganalisis expectation, attention dan memory. Hasil analisis ini adalah pesan yang ingin disampaikan pada poster ini bahwa kita bangsa Asia pada umumya dan warga Indonesia pada khususnya merasa bangga dengan kekayaan budaya yang dimiliki, baik itu dalam hal fesyen, sejarah bahkan olahraga, dan harus terus melestarikan juga menjunjung tinggi.