Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH AUDIT TENURE, KUALITAS AUDIT, MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN F. Agung Himawan
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 20 No 2 (2017): JURNAL ESENSI
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/esensi.v20i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh audit tenure, kualitas audit, mekanisme corporate governance (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan komisaris independen) terhadap integritas laporan keuangan. Integritas laporan keuangan dalam penelitian ini, menggunakan proksi C-score dengan dummy dimana nilai 0 (yaitu tidak memiliki integritas laporan keuangan) dan nilai 1 (yaitu memiliki integritas laporan keuangan) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode pengamatan 2010-2015, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 234 dari 39 perusahaan. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa audit tenure (perikatan audit) yang terlalu lama dapat menurunkan integritas laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan pada pengaruh negatif signifikan pada α = 5%. Kualitas audit yang diproksikan dengan KAP big four dan KAP non big four berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin berkualitas auditor yang digunakan maka semakin meningkatkan integritas laporan keuangan. Sedangkan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Komite audit tidak berpengaruh dengan arah negatif sebesar 0,193 dan komisaris independen juga tidak berpengaruh dengan arah negatif sebesar 0,121 terhadap integritas laporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa komite audit dan komisaris independen belum dapat beperan dalam menyeimbangkan pengambilan keputusan dalam laporan keuangan.
ANALISIS PENGARUH PRICE BOOK VALUE (PBV), KUALITAS AUDIT, DAN GOOD CORPORATE GOVERNMENT TERHADAP BENEISH M-SCORE F. Agung Himawan; Iqbal Catur
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 21 No 3 (2018): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.623 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v21i3.141

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah price book value (PBV), kualitas audit, dan good corporate govermen (GCG) berpengaruh terhadap beneish m-score. Beneish m-score diukur dengan menggunakan M-Score = -4.84 + 0.920 DSRI + 0.528 GMI + 0.404 AQI + 0.892 SGI + 0.115 DEPI - 0.172 SGAI - 0.327 LVGI + 4.697 TATA Sampel perusahaan yang menjadi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang tercatat di bursa efek pada periode pengamatan 2014-2016. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling dan model analisis data yang digunakan untuk beneish m-sccore menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa varibel PBV, kulitas audit, dan GCG berpengaruh dalam penentuan beneish m-score. Secara simultan tingkat mempengaruhi beneish m-score adalah 81,7886%. Hasil penelitian ini menunjukan beberapa varibel yang signifikan adalah kualitas audit dengan singnifikan negative, kepemilikan manajerial dengan signifikan positif, dan komisaris independen dengan signifikan negatif.
PENGARUH DER, ROA, CR DAN REPUTASI AUDITOR TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN PROPERTY REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2012-2016 Albertus Karjono; F. Agung Himawan
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 1 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.635 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v22i1.157

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk menemukan bukti empiris adanya pengaruh DER, ROA, CR dan Reputasi Auditor Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur dan Property Real Estate Yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2016. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan software E-Views, untuk perusahaan Manufaktur menggunakan tingkat α= 0,05, dari keempat variabel independen (debt to equity ratio, return on assets, current ratio dan reputasi auditor), menunjukkan bahwa nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price earning ratio, ternyata secara signifikan dipengaruhi oleh Return on Asset dan reputasi auditor. Hasil ini terlihat pada tingkat signifikansi return on asset sebesar 0,000<0,05 dengan nilai koefisien sebesar -0.80. Reputasi auditor dengan tingkat signifikansi sebesar 0,0242<0,05 dengan nilai koefisien sebesar 0.77. Untuk perusahaan Property dan Real estate, dari keempat variabel independent tersebut yang secara signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PER) hanya ROA dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05).
ANALISIS PENGARUH FINANCIAL STABILITY, INEFFECTIVE MONITORING DAN RATIONALIZATION TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF FRAUD TRIANGLEPADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAPAT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016 F. Agung Himawan; Albertus Karjono
ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis Vol 22 No 2 (2019): ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.66 KB) | DOI: 10.55886/esensi.v22i2.166

Abstract

Selama dua abad ekonomi modern, gelombang skandal keuangan bermunculan terungkap.Setelah dunia keuangan dikejutkan dengan skandal keuangan kebangkrutan, Dorongan unuk memperoleh bonus (tantiem) menjadi stimulus fraud hal ini terjadi pada kasus British Telecom (2017) dimana British telecom harus menurunkan proyeksi arus kas untuk membayar utang yang disembunyikan (tidak dilaporkan) dan berefek pada kerugian dalam pembayaran pajak penghasilan atas laba yang fiktif dan kasus-kasus lainseperti: Enron (2001), PT Kimia Farma (2001), Bank Lippo (2002), Olympus (2002), kemudian ditemukan kasus kecurangan manipulasi keuntungan dalam laporan keuangan di perusahaan-perusahaan lain seperti perusahaan Tesco dan Toshiba. Hal ini mengindikasikan menurunnya integritas laporan keuangan, sehingga terjadi kasus skandal manipulasi laporan keuangan
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP EARNING MANIPULATION DENGAN MODERASI KUALITAS AUDIT F. Agung Himawan
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 03 (2022): EQIEN- JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v11i03.1170

Abstract

This research was conducted on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2014-2018 observation period, as many as 45 companies. The sampling method used in this research is purposive sampling. The hypothesis in this study was tested using multiple linear regression analysis to measure the effect of the relationship between the dependent variable and the independent variable. This study aims to analyze empirically the GCG variables (KM, KI, Audsize and Bdout) as well as Profitability proxied by ROA, Leverage as proxied by DER, on Earning Manipulation proxied by Beneish M Score with Audit Quality as a moderating variable in manufacturing companies that listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2014-2018 with a sample of 45 companies and 225 firm years. The results of this study indicate that the Beneish M score is significantly influenced by Managerial Ownership, Institutional Ownership, Audsize, and profitability (ROA), the KM variable has a significant negative effect on Earning Manipulation (Beneish M score) at =1%. That is, the higher the management ownership, the lower the indication of manipulation of financial statements. The KI variable has a significant negative effect on earning manipulation, meaning that the more institutional ownership there is, the less manipulation of financial statements occurs. Audsize variable has a significant negative effect on Earning Manipulation (beneish M Score) at =5%. That is, the more audit committees, the higher the supervision which results in no manipulation of financial statements. And lastly, the profitability variable has a significant positive effect on earning manipulation, meaning that the higher the level of profitability of an entity, the more indications there are of financial statement manipulation. The results of model 2 research show that the existence of audit quality as a moderating variable can affect the relationship between KM, KI, Audsize, Bdout, ROA and DER, on earning manipulation (beneish m score). Where the existence of audit quality (QA) weakens the influence of almost all variables on earning manipulation (beneish m score) except for the existence of an independent board of commissioners whose audit quality strengthens the supervision carried out on corporations to avoid earning manipulation and is useful information for investors and investors. stakeholders who use financial statements and these factors are considered by investors and stakeholders to obtain more relevant information.