Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, leverage, profitabilitas, dan likuiditas terhadap audit report lag. Periode penelitian yang digunakan berjangka 5 tahun yaitu 2014-2018. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu sampel yang diambil dari laporan keuangan perusahaan go public. Sampel yang memenuhi kriteria pada penelitian ini berjumlah 115 sampel. Penelitian menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis data panel, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress yang diproksikan dengan Z-Score, leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan profitabilitas yang diproksikan dengan Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap audit report lag. Sedangkan likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap audit report lag. Hasil dari variabel financial distress berpengaruh signifikan sebesar 0,0000. Variabel leverage berpengaruh signifikan sebesar 0,0329. Variabel profitabilitas berpengaruh signifikan sebesar 0,0023. Variabel likuiditas tidak berpengaruh signifikan sebesar 0,2729. Seluruh variabel ini memiliki pengaruh sebesar 66,03% terhadap audit report lag. Sedangkan sisanya 33,97% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain variabel yang diteliti dalam penelitian ini.