febfi setyawati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PROGRAM DRAMA “JTOKU” PADA TELEVISI INTERNET LAYARIA TV febfi setyawati
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.640

Abstract

Penelitian berjudul Analisis Program Drama “Jtoku” pada Televisi Internet Layaraia TV  menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen proses produksi program drama Jtoku dan mengidentifikasi bentuk program drama Jtoku ditinjau dari aspek naratif dan aspek sinematik. Hasil penelitian menunjukan manajeman produksi program Jtoku pengaturan man dituntut multiskilled. Money menggunakan financial oriented. Material mengangkat konten lokal. methode tahapan terdiri dari praproduksi, produksi, dan pasca-produksi. machines menggunakan digital. market usia 16-40 tahun yang berada di wilayah kota besar Asia dan Amerika. Minute menghabiskan waktu 6 bulan setiap session, dan 4 jam setiap satu hari produksi. Bentuk program drama Jtoku di dominasi shot close up, inductive sequencing tidak terencana, durasi singkat, dan dense audio track. Kata Kunci: Televisi Internet, Manajemen Produksi, Bentuk program
ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA MELALUI MISE-EN-SCENE DALAM FILM BIOPIC SULTAN AGUNG Setyawan, Deddy; Antyo Hartanto, Denny; Setyawati, Febfi
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 22, No 2: September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v22i2.17501

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakter Sultan Agung sebagai tokoh utama dalam film biopik “Sultan Agung” karya Hanung Bramantyo dengan fokus pada peran aspek mise-en-scene sebagai penguat karakter. Studi ini menggunakan teori tiga dimensi karakter Harymawan (fisiologis, sosiologis, psikologis) serta pendekatan mise-en-scene Bordwell & Thompson, yang meliputi setting, kostum, pencahayaan, dan pergerakan pemain. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap film versi festival, didukung dokumentasi dari artikel dan video relevan. Hasil penelitian menunjukkan karakter Sultan Agung konsisten digambarkan sebagai protagonis, baik saat masa remaja (Raden Mas Rangsang) hingga dewasa menjadi raja. Elemen mise-en-scene berperan memperkuat visualisasi karakter tokoh utama melalui penggambaran setting sejarah, transformasi kostum dan rias, pencahayaan simbolis suasana hati, serta pergerakan pemain yang mendukung narasi psikologis dan sosial Sultan Agung. Temuan menegaskan bahwa perubahan karakter Sultan Agung lebih didorong oleh konteks dramatik dan sejarah, sedangkan mise-en-scene bertindak sebagai pendukung penguatan karakter, bukan faktor utama perubahan.Kata kunci: Biopik, Karakter Tokoh, Mise-en-Scene, Sultan Agung, Film Sejarah.
Dampak Masa Pandemi Covid-19 Pada Eksistensi Festival Film: Studi Kasus Festival Film Pelajar Jogja 2020 Setyawan, Deddy; Widyastutieningrum, Sri Rochana; Handriyotopo, Handriyotopo; Hartanto, Denny Antyo; Setyawati, Febfi
Dance and Theatre Review Vol 8, No 1: May 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dtr.v8i1.19466

Abstract

The Impact of Covid-19 Pandemic Toward Film Festival; Case Study on Jogja Student Film Festival 2020. The Covid-19 pandemic poses a big challenge for the sustainability of film festivals as a space for the distribution and appreciation of student works in Indonesia. The Jogja Student Film Festival (FFPJ), which has been taking place since 2010, faced an extraordinary situation in 2020 when the organization had to transform from an offline format to an online format. This study aims to describe the adaptation process of FFPJ management throughout the pandemic and identify the driving factors for these changes. A qualitative descriptive approach is used with data collection techniques in the form of documentation, structured observations, and interviews with founders, judges, volunteers, and festival participants. The validity of the data is maintained through source triangulation while the analysis is carried out using the management function theory framework (POAC). The results of the study show that strategic adaptation and the use of digital technology allow the sustainability of the festival without permanent sponsors, while still prioritizing aspects of critical literacy and appreciation space for young filmmakers. FFPJ organizers and communities have shown the ability to maintain the existence and regeneration of the student film community even in crisis conditions.Keywords: Student's Film Festival, Covid-19 Pandemic, Existence