Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Temperament Characteristics and Strategy Inventory for Language Learning: Mediating Students Speaking Online Learning Asri Nurlaely; John Pahamzah
Journal of English Language Teaching and Cultural Studies Vol 5, No 1 (2022): March 2022
Publisher : English Education Department, Postgraduate, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/jelts.v5i1.14643

Abstract

In teaching and learning process of English, the teacher should manage both students temperament and language learning strategies since those have contribution to the students’ language achievements along with the purposes of the education. The objectives of this research are (1) to investigate is there any correlation between students’ temperament characteristics with speaking skill; (2) to investigate is there any correlation between the strategy inventory for language learning with students’ speaking skill; and (3) to investigate is there any correlation between students’ temperament characteristics and the strategy inventory for language learning with students’ speaking skill. This research was employed by quantitative approach through correlation method. The population was the students at Holmesglen Language Centre Tangerang, and the researcher took 30 students as the sample. This research proves that the sig.F change value is 0.532 > 0.05, so the decision was Ho was accepted and Ha was rejected. This concludes that there is no significant correlation between temperament characteristics, strategy inventory for language learning with speaking skill.
Pemerolehan Bahasa Kasar Pada Anak Sekolah Dasar Nurlaely, Asri; Kemal, Faisal; Prihartini, Cici
REFEREN Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v2i2.13315

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak-anak adalah proses yang kompleks di mana anak-anak awalnya mendengar, memperhatikan, dan akhirnya meniru bahasa yang mereka dapatkan. Namun, dalam beberapa kasus anak-anak dapat memperoleh dan menggunakan bahasa yang tidak pantas untuk berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang berperan dalam akuisisi bahasa kasar pada anak-anak. Penulis melakukan penelitian ini dengan teknik observasi dimana penulis terjun langsung ke lingkungan yang menjadi tempat penelitian, hasil data yang diperoleh di analisis dengan metode deskriptif kualitatif, yaitu ditunjukkan untuk memahami analisis hasil data berupa deskripsi yang dapat dilihat baik dari sudut pandang penulis maupun pembaca. Studi ini menunjukkan bahwa akuisisi bahasa kasar pada anak-anak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti lingkungan keluarga, pengaruh rekan-rekan, dan pengetahuan bahasa itu sendiri.
PENGENALAN SIMPLE ENGLISH COMMANDS PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN DI PAUD SPS GURAME Gumilar, Yogi; Nurlaely, Asri; Syahwardi, Sulthaanika Ferdy; Mun’imah, Aulia Shalsa Billa; Safitri, Elinda; Rokhimah, Rokhimah; Zahra, Riska Atika; Sari, Mutya Ika; Maesaroh, Siti; Hasanah, Siti
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3799

Abstract

Pengenalan bahasa Inggris sejak usia dini penting dilakukan karena anak PAUD berada pada fase emas perkembangan bahasa dan kognitif. Namun, pembelajaran bahasa Inggris di PAUD masih menghadapi tantangan berupa metode yang kurang kontekstual dan minim aktivitas bermain sehingga anak cepat bosan dan kurang termotivasi. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah pengenalan simple English commands yang terintegrasi dengan aktivitas bermain dan rutinitas anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak PAUD SPS Gurame dalam mengenali kosakata warna dan merespons simple English commands melalui pendekatan learning through play. Metode kegiatan menggunakan pendekatan learning through play yang melibatkan aktivitas gerak, lagu, permainan, serta respons langsung anak terhadap instruksi bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari dengan tahapan apersepsi, pengenalan kosakata warna, pemberian simple English commands, dan evaluasi nonformal melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap kosakata warna dan kemampuan merespons perintah sederhana bahasa Inggris seperti stand up, sit down, dan touch the color. Anak menunjukkan partisipasi aktif, antusiasme tinggi, serta peningkatan keberanian dan kepercayaan diri selama kegiatan berlangsung. Respons anak terhadap instruksi bahasa Inggris menjadi lebih cepat dan tepat dibandingkan kondisi awal, meskipun konsentrasi anak masih memerlukan dukungan variasi aktivitas. Secara keseluruhan, pendekatan bermain mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif. Dengan demikian, penerapan learning through play efektif dalam meningkatkan pemahaman dan respons bahasa Inggris dasar anak usia dini sesuai dengan tujuan kegiatan pengabdian.