Aspiya Aziza
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, UIN Antasari Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Kurikulum Berbasis Entreprenership di TK Khalifah Banjarmasin 1 Banjarmasin Kalimantan Selatan Mahdiyah HS Mahdiyah; Aspiya Aziza
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 6, No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v6i2.3886

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen kurikulum berbasis entrepreneurship di TK Khalifah Banjarmasin 1 Banjarmasin Kalimantan Selatan, terkait dalam proses perencanaan kurikulum, pelaksanaan kurikulum dan evaluasi kurikulum. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun Objek dalam penelitian ini membahas mengenai manajemen kurikulum berbasis entrepreneurship di TK Khalifah Banjarmasin 1 Banjarmasin Kalimantan Selatan. Subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, guru dan peserta didik, sedangkan teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa manajemen kurikulum berbasis entrepreneurship di TK Khalifah Banjarmasin 1 dilihat dari perencanaan kurikulum, pelaksanaan kurikulum dan evaluasi kurikulum. Pada umumnya sudah dillaksanakan, baik dari segi perencanaan kurikulum, pelaksanaan kurikulum dan evaluasi kurikulum sesuai dengan manajemen kurikulum pusat, hanya saja pada situasi dan kondisi tertentu TK Khalifah Banjarmasin 1 melakukan pengembangan/ modifikasi baik dari perencanaan maupun pelaksanaan kurikulum. Pengembangan/modifikasi yang dilakukan di TK Khalifah Banjarmasin 1 pada perencanaan kurikulum diantaranya kegiatan pada RPP, kegiatan kewirausahaan dan jadwal kegiatan outing class. Sedangkan pengembangan/modifikasi pelaksanaan kurikulum di TK Khalifah Banjarmasin 1, pada kegiatan pembelajaran, jadwal pembelajaran dan penggunaan media
DIGITAL LITERATION AND MULTIMODAL FOR EARLY CILDHOOD EDUCATION Dyah Ageng Pramesty Koenarso; Aspiya Aziza
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jw.v7i1.869

Abstract

The digital and multimodal literacy process of early childhood at TK Santa Maria and PAUD Sabilal Muhtadin Banjarmasin is carried out through watching educational films such as the Prophet's story, introducing themes, motor and art activities through the media of projectors, cellphones, laptops, and computers. These activities increase children's interest in the learning process, children establish verbal language with non-verbal modes such as gestures and facial expressions to express meaning in their interactions with others. Digital and multimodal literacy activities carried out so far are by using a display through a projector to introduce themes, sometimes children use television in the free room to watch such as religious films, exercise or dance activities and listen to songs to children. A multimodal approach to optimal literacy and collaboration with parents can provide games, and other communicative modes (gestures, movement, music, etc.).
Pengalaman Guru PAUD Di Kota Banjarmasin Tentang Integrasi Teknologi Dalam Pembelajaran Nor Izzatil Hasanah; Aspiya Aziza
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v9i1.9402

Abstract

In Education, technology integration can be categorized into three: technology for learning preparation, technology as learning media, and technology as a learning tool. This research aims to describe the experiences of PAUD teachers in Banjarmasin City in integrating technology into learning. This research used mixed methods and, an embedded design approach, and involved 232 teachers. The research instrument is an online questionnaire with closed and open questions which are analyzed descriptively and thematically. The research results show that the majority of teachers have integrated technology for learning preparation and learning media and only a small number of teachers in early childhood education in the city of Banjarmasin use technology and digital devices as learning tools. Low teacher competence and the lack of supporting facilities are considered to be influencing factors. Therefore, evenly supporting facilities, and increasing the competence of teachers regarding technology integration in PAUD institutions through seminars, workshops, and training is very necessary.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI : TEACHER STRATEGIES IN DEVELOPING LANGUAGE SKILLS IN EARLY CHILDHOOD Sri Yuliani M.; Aspiya Aziza
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa yang baik pada usia dini memberikan fondasi yang kuat bagi kemampuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini di PAUD Baitul Marhum Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 Kepala TK dan 2 orang guru kelompok B PAUD Baitul Marhum Kendari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman (1980) yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang digunakan guru dalam mengembangkan kemempuan bahasa anak sangat bervariasi. Pertama, kegiatan belajar yang digunakan dalam mengembangkan bahasa anak yaitu menggunakan kegiatan diskusi kelompok, menyanyi, bercerita, bercakap-cakap, kegiatan outdoor, dan kegiatan tanya jawab. Kedua, metode yang digunakan dalam mengembangkan bahasa anak yaitu metode bercerita, tanya jawab, karya wisata, metode bernyanyi, bermain peran. Ketiga, media yang digunakan dalam mengembangkan bahasa anak yaitu buku cerita, Film animasi, lagu dan musik, mainan edukatif, permainan peran, dan kartu gambar. Keempat Penilaian atau evaluasi yang digunakan dalam mengembangkan bahasa anak yaitu observasi, portofolio, catatan anekdot, dan unjuk kerja. Jadi Kesimpulan strategi guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak sudah terlaksana dengan baik.