Maulana Agung Laksono
Universitas Mercu Buana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN DESAIN INTERIOR MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK JAKARTA Lelo Lelo; Maulana Agung Laksono
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RingkasanSelain sebagai tempat rekreasi, museum berguna juga sebagai sarana edukasi atau sebagai wadah tempat pembelajaran dan pengetahuan. Museum menurut batasan yang dikeluarkan oleh Internasional Council of Museum (ICOM) adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan artefak-artefak perihal jati diri manusia dan lingkungannya untuk tujuan studi, pendidikan dan rekreasi.Museum Seni Rupa dan Keramik dirancang untuk menarik minat masyarakat agar mengunjungi serta mempelajari peninggalan sejarah yang ada di museum dengan menggunakan fasilitas yang modern sebagai sarana pemberi informasi dan edukasi yang dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Desain interior yang sesuai dapat menciptakan suasana yang mendukung tujuan tersebut. Sesuai dengan lokasi berdirinya Museum Seni Rupa dan Keramik, yakni di kawasan Kota Tua Batavia, Jakarta, konsep desain interior yang diterapkan pada museum ini mengangkat tema, “Modern Education And Ethnic Betawi”. Hal ini bertujuan untuk melestarikan budaya sekitar dan meningkatkan kepedulian masyarakat agar dapat melestarikan peninggalan-peninggalan karya pada zaman dahulu.Kata Kunci : Museum, Seni Rupa dan Keramik, Modern Education, Etnik BetawiAbstractOther than its function as a recreational place, museum also poses as an educational place. According to The International Council of Museums (ICOM), museum is a fixed and non-profit institution that serve the society and open to the public, with the main task to obtain, maintain, link, and display artifacts of the human identity and environment for educational and recreational purposes.The Museum of Fine Arts and Ceramics is designed to attract the public to visit and study the historical heritage by using modern facilities as a means of providing information and education that can be accepted by the community. A suitable interior design can create an ambience to increase its attractiveness and support its educational function. In relevance to its location in The Old City of Batavia, Jakarta, the design concept for the interior of art museum and ceramics is "Modern Education And Ethnic Betawi”. The application of this theme also aims to preserve the surrounding culture and increase public awareness in order to preserve the historical relics.Keywords: Museum, Fine Arts and Ceramics, Modern Education, Ethnic Betawi