Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menulis Anekdot Menggunakan Strategi Genius Learning Untuk Siswa Kelas XI IPS 2 Sma Negeri 1 Dusun Selatan Tahun 2015/2016 Nuriati Nuriati
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2020): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v6i1.1905

Abstract

Subjek penelitian yang dijadikan subjek tindakan adalah 32 siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Dusun Selatan. Model penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan pelaksanaan tindakan tersebut dibagi menjadi dua bagian. Setiap siklus dilakukan tiga kali. Penelitian ini difokuskan pada masalah yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan menulis total dengan menerapkan strategi pembelajaran genius. Data diperoleh melalui (1) angket, (2) catatan lapangan, dan (3) dokumentasi berupa tugas siswa dan foto kegiatan selama penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan yang dicapai siswa dalam penelitian ini dilihat dari perubahan ke arah yang lebih baik dan peningkatan tindakan dan hasil pembelajaran dalam praktik menulis anekdot. Keberhasilan ini dilihat dari dua kriteria yaitu keberhasilan proses dan produk. Hasilnya menunjukkan sebagai berikut. Pertama, penggunaan strategi pembelajaran genius dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis anekdot. Adanya peningkatan proses pada aspek situasi pembelajaran, fokus siswa, dan keaktifan membuat perubahan yang positif sehingga pembelajaran menulis anekdot menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Kedua, pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran genius dapat meningkatkan kemampuan menulis anekdot siswa. Hal ini terlihat dari skor rata-rata keterampilan menulis anekdot sebelumnya adalah 64,53, sedangkan setelah melalui siklus II skor rata-rata menjadi 85,00. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 20,47.
Melalui Praktek Pembelajaran Two Stay Dua Stray Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Pemahaman Subjek Pembahasan Bagi Siswa Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Dusun Selatan Nuriati Nuriati
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2020): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v5i2.1750

Abstract

Pembelajaran praktek Two Stay Two Stray sangat sesuai dengan Bahasa Indonesia untuk mata pelajaran disscusion. Dengan latihan metode Two Stay Two Stray, siswa yang kurang menguasai Bahasa Indonesia akan termotivasi untuk bekerja dalam kelompok sehingga memudahkan siswa tersebut untuk memahami materi pelajaran. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII MIPA 3 mata pelajaran disscusion, setelah dilakukan evaluasi kondisi awal didapatkan hasil yang kurang memuaskan, terdapat 18 siswa (51,43%) yang tidak tuntas dengan kriteria ketuntasan minimal 75. Oleh karena itu pembelajaran perbaikan diperlukan melalui praktek pembelajaran Two Stay Two Stray. Hasil siklus I sebanyak 29 siswa (82,86%) tuntas, sedangkan 6 siswa (17,14%) tidak tuntas. Artinya terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa. Namun peningkatan tersebut belum sesuai dengan yang diharapkan, yakni diatas 85% dari jumlah siswa. Kemudian diperlukan peningkatan pembelajaran pada siklus II. Hasil siklus II sebanyak 32 siswa (91,43%) tuntas. Artinya ada peningkatan ketuntasan belajar siswa. Kriteria ketuntasan diatas 85%, hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pembelajaran pada siklus II melalui praktek pembelajaran Two Stay Two Stray telah berhasil dan terbukti kebenarannya.