Pembelajaran praktek Two Stay Two Stray sangat sesuai dengan Bahasa Indonesia untuk mata pelajaran disscusion. Dengan latihan metode Two Stay Two Stray, siswa yang kurang menguasai Bahasa Indonesia akan termotivasi untuk bekerja dalam kelompok sehingga memudahkan siswa tersebut untuk memahami materi pelajaran. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII MIPA 3 mata pelajaran disscusion, setelah dilakukan evaluasi kondisi awal didapatkan hasil yang kurang memuaskan, terdapat 18 siswa (51,43%) yang tidak tuntas dengan kriteria ketuntasan minimal 75. Oleh karena itu pembelajaran perbaikan diperlukan melalui praktek pembelajaran Two Stay Two Stray. Hasil siklus I sebanyak 29 siswa (82,86%) tuntas, sedangkan 6 siswa (17,14%) tidak tuntas. Artinya terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa. Namun peningkatan tersebut belum sesuai dengan yang diharapkan, yakni diatas 85% dari jumlah siswa. Kemudian diperlukan peningkatan pembelajaran pada siklus II. Hasil siklus II sebanyak 32 siswa (91,43%) tuntas. Artinya ada peningkatan ketuntasan belajar siswa. Kriteria ketuntasan diatas 85%, hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pembelajaran pada siklus II melalui praktek pembelajaran Two Stay Two Stray telah berhasil dan terbukti kebenarannya.
Copyrights © 2020