Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA PADA SUKU MELAYU DI KELURAHAN PEKAN LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN Shandra Shandra
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga dalam pelaksanaan tugas-tugas kesehatan tidak terlepas dari pengaruh suatu kebudayaan yang dianut lingkungan sekitarnya, dimana tingkah laku sakit yang didefinisikan sebagai cara dimana gejala-gejala dari suatu penyakit ditanggapi dan diperankan oleh seseorang individu yang mengalami sakit dipengaruhi oleh faktor perbedaan suku bangsa dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan tugas kesehatan keluarga pada suku Melayu di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan labuhan. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 April 2012 sampai dengan 3 Juni 2012 dengan menggunakan desain penelitian deskriprif. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 53 keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pelaksanaan tugas kesehatan keluarga. Data disajikan dalam bentuk narasi, tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas kesehatan keluarga pada suku Melayu 60,4% berada dalam kategori cukup baik. Hal ini dilihat dari keluarga mengenal masalah kesehatan setiap anggota keluarga dengan baik, keluarga mengambil keputusan untuk melakukan tindakan kesehatan yang tepat bagi keluarga dengan cukup baik, keluarga memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit dengan baik, keluarga memodifikasi lingkungan rumah untuk meningkatkan kesehatan keluarga dengan cukup baik, dan  keluarga mempertahankan hubungan timbal balik dengan lembaga kesehatan dengan baik. Kata Kunci : Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga, Suku Melayu
Hubungan Tingkat Stres dengan Nilai Hb pada Remaja Usia 15-17 Tahun Batubara, Khairunnisa; Hasan, Afrizal; Shandra, Shandra; Siregar, Wiyanna Mathofani; Khalis, Naila; Billa, Salsa; Husaini, M. Hafinawa
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1316

Abstract

  Latar Belakang: Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang berpotensi memengaruhi kondisi fisiologis, termasuk kadar hemoglobin (Hb) pada remaja. Pada masa remaja, perubahan biologis, sosial, dan akademik meningkatkan risiko terjadinya stres yang berkepanjangan sehingga dapat memengaruhi keseimbangan hormonal dan proses hematopoiesis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan nilai Hb pada remaja usia 15-17 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 70 remaja, dengan sampel sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan nilai Hb diperoleh melalui pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode standar laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang (50,0%) dan memiliki nilai Hb dalam kategori normal (65,4%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan nilai Hb (p < 0,05), dengan kekuatan hubungan sedang dan arah negatif (p = -0,482), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres, semakin rendah nilai Hb pada remaja. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara tingkat stres dan nilai Hb pada remaja usia 15-17 tahun. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam pengelolaan stres serta pemantauan kadar Hb sebagai bagian dari program kesehatan remaja.