Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

ANALISIS PERHITUNGAN KAPASITAS DEHUMIDIFIER DI GUDANG PHONSKA DEPARTEMEN RANCANG BANGUN PT PETROKIMIA GRESIK Shanti Kartika Sari; Noni Dea Bachtiqa; Rina Fridi Arilianti
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.361 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.156

Abstract

AbstrakPT Petrokimia Gresik adalah salah satu produsen pupuk yang berlokasi di Kota Gresik, Jawa Timur yang memproduksi berbagai jenis pupuk. Beberapa jenis pupuk yang diproduksi, seperti pupuk Urea (SNI 02-2801-1998), pupuk Phonska Plus (SNI 2803-2012) dan pupuk Majemuk NPK (SNI 02-2803-2000) mempunyai sifat higroskopis. Pupuk yang memiliki sifat higroskopis akan mudah mencair dan menggumpal jika diletakkan di tempat terbuka. Oleh karena itu, pupuk harus disimpan dengan penanganan yang baik supaya kualitasnya tetap terjaga. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penggunaan dehumidifier di dalam gudang. Dehumidifier ini digunakan untuk mengontrol kelembapan dan temperatur di dalam gudang penyimpanan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dehumidifier yang akan dipasang di gudang penyimpanan pupuk Phonska berdasarkan total jumlah panas yang hilang dan kelembapan. Total panas yang hilang (total heat loss) di dalam gudang dihitung dan menghasilkan keluaran berupa spesifikasi dehumidifier yang sesuai dengan kebutuhan di gudang penyimpanan pupuk Phonska PT Petrokimia Gresik. Penelitian ini menghasilkan spesifikasi air heater dan air blower yang dibutuhkan adalah sebesar 200.000 kCal/hr dan 40.000 m3/hr. Selanjutnya, total kelembapan gudang Phonska PT Petrokimia Gresik adalah sebesar 66,1502 L/hari, sehingga dehumidifier harus dapat menyerap kelembapan sebesar jumlah tersebut.  Keyword : pupuk, phonska, dehumidifier, heat loss, kelembapan
Perencanaan Sistem Mekanikal Cold Storage sebagai Penyimpanan Sayur Pascapanen Shanti Kartika Sari; Eka Lutfi Septiani; Risky Wulandari
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 2 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 2 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.746 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i2.474

Abstract

Produk-produk hortikultura seperti sayur akan mengalami penurunan mutu setelah dipanen karena hilangnya sumber air dan nutrisi. Kualitas sayur tersebut tidak dapat ditingkatkan, hanya dapat dijaga. Kerusakan sayuran tidak dapat dicegah, namun dapat diperlambat. Salah satu cara untuk menjaga kesegaran dan kualitas dari sayur adalah dengan menyimpan bahan makanan pada temperatur rendah, sehingga dapat menghambat aktivitas mikroorganisme sebagai agen pembusuk. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan cold storage. Penyimpanan bahan makanan di dalam cold storage memerlukan penanganan yang cermat dan tepat, terutama jika bahan makanan dalam jumlah besar dan memiliki sifat mudah rusak (perishable products) seperti sayur pascapanen. Untuk mempertahankan kesegaran sayur di Kampus C UISI dari proses pascapanen sampai ke tangan konsumen, maka dapat digunakan fasilitas cold storage. Berdasarkan penelitian sebelumnya, cold storage yang direncanakan untuk menyimpan sayur hasil panen telah diketahui kapasitas penyimpanan dan total beban pendinginannya. Dalam penelitian ini, dilakukan perencanaan sistem mekanikal cold storage di Kampus C UISI. Hasil penelitian ini adalah cold storage menggunakan refrigeran R-134a. Berdasarkan analisis siklus refrigerasi kompresi uap, didapatkan nilai perhitungan laju aliran massa refrigeran sebesar 0,3866 kg/s, daya kompresor sebesar 17,7413 Hp, dan COP sebesar 3,13