Busyra Hanim
STIKes PAYUNG NEGERI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMENGARUHI STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU Busyra Hanim
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 4 No 1 (2020): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.779 KB) | DOI: 10.36341/jomis.v4i1.1118

Abstract

Toddlerhood is a golden period to optimize growth and brain development, but it becomes a critical period if it does not get the appropriate nutritional intake. Lack of mother’s knowledge about toddlers nutrition, feeding problems, and diet can affect the nutritional status of toddlers. The results of Nutrition Status Monitoring (PSG) in Riau at 2017 based on BB/U index, show that poor nutritional status is 4.3%, malnutrition is 10.4%, and 1.1% over nutrition. Based on data obtained from the Pekanbaru Health Office in 2018 still found cases of malnutrition and Lower Red Line (BGM) in children under five in the working area of Sidomulyo Health Center.The objective of this study was to determine the factors that influence the nutritional status of children under five in the working area of Sidomulyo Health center. The type of research is quantitative with correlation study and cross sectional approach. The study population was all mothers of toddlers totaling 7,341 poeple with 99 poeple sample taken by purposive sampling at Posyandu in the working are of the Sidomulyo Health Center Pekanbaru. The research instrument was questionnaire. Univariate and bivariate data analysis using Chi-Square (X2) correlation test approach. The results showed a significant relationship between maternal knowledge about toddler nutrition p value = 0.000 (p<0.05), OR (Odds Ratio) 9,360 and toddler’s diet p value = 0.001(p<0.05), OR (Odds Ratio) 6,838 with nutritional status of toddlers. The conclusion of this study that there is a significant relationship between mother’s knowledge about toddler nutriton and diet with nutritional status of toddlers. It is recommended that health workers at Sidomulyo Health center conduct a good assessment of toddler’s diet, to give appropriate advice and management to improve the nutritional status of toddlers.
Optimalisasi Program Pencegahan Stunting dan Penataan Masyarakat Guna Mewujudkan Keluarga Berkualitas oleh Mahasiswa KKn-T Stikes Payung Negeri di Kelurahan Pesisir Busyra Hanim; Laura Amelia Putri; Rahmi Aulia; Lisa Amalia; Muhamad Habib Dzikri; Vera Yulia Hakiki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.11 KB)

Abstract

Isu stunting menjadi perhatian serius pemerintah nasional. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kemiskinan dan pola asupan makanan yang tidak tepat. Akibatnya kemampuan kognitif anak tidak berkembang secara maksimal, mudah sakit dan berdaya saing rendah. Kondisi keluarga seperti ini bisa terjebak dalam kemiskinan. Adapun tujuan atau target yang di harapkan adalah: (a) memberikan edukasi kepada ibu-ibu untuk tangkap tentang tumbuh kembang anaknya; (b) mengupayakan kesehatan anak dengan penerapan makanan 4 sehat 5 sempurna; (c) memberikan wawasan kepada ibu hamil tentang manfaat asi dan juga merupakan sala satu pencegahan stunting sejak dini; (d) edukasi kepada ibu\pasangan mengenai perwujudan keluarga yang harmonis dengan keluarga berencana. Metode pelaksanaan kegiatan KKNT upaya pencegahan stunting dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan melibatkan Mahasiswa Stikes payung negeri dan masyarakat secara langsung. Beberapa hasil yang di capai dari kegiatan KKNT upaya pencegahan stunting ini adalah masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan penataulang posyandu , menerapkan edukasi PHBS tentang cara mencuci tangan yang baik dan benar, penceghan stunting dan gizi seimbang,masyarakat mengikuti kegiatan rutin posyandu balita dan ibu hamil.