Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN EFISIENSI SALURAN TRANSMISI JARAK PENDEK DAN MENENGAH UNTUK SIRKIT GANDA Riza Pranata; Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Armansyah Armansyah
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya besarnya efisiensi pada saluran transmisi dapat dipengaruhi oleh besarnya tegangan yang diberikan pada suatu jaringan transmisi tersebut. Oleh karena itu saluran transmisi yang dialiri arus listrik akan terdapat fluksi. Dengan timbulnya fluksi pada saluran transmisi akan terdapat kapasitansi yang dapat mempengaruhi besarnya aliran daya dari pusat pembangkit sampai kepada pusat beban. Aliran daya dapat pula dipengaruhi oleh tahanan dan induktansi yang terdapat pada penghantar. Pada tulisan ini penulis akan membahas mengenai perbandingan efisiensi saluran transmisi jarak pendek dan menengah untuk sirkit ganda. Dari hasil  perhitungan nilai efisiensi untuk saluran transmisi jarak pendek dengan panjang saluran 25 mil adalah 95,935 %, sedangkan untuk saluran transmisi jarak menengah dengan panjang saluran 75 mil adalah 88,633 %.
Analisa Kemampuan Hantar Arus Kabel Bawah Tanah Dari GI Titi Kuning ke GI Jln. Listrik Fitra Hendra; Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 5, No 1 (2020): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v5i1.2564

Abstract

Kemampuan hantar arus kabel bawah tanah dipengaruhi oleh bahan dan dimensi hantaran kabel, komponen penyusun kabel, instalasi dan kondisi lingkungan sekitar saluran kabel bawah tanah. Untuk mengetahui kemampuan hantar arus pada kabel berdasarkan temperatur kerja diperlukan perhitungan dengan memperhatikanFaktor-faktor yang mempengaruhinya. Di dalam pengerjaan skripsi ini penulis menggunakan metode studi literatur dan mengadakan diskusi dan konsultasi. Salah satu masalah pada transmisi saluran kabel bawah tanah adalah adanya rugi-rugi pada kabel yaitu rugi-rugi penghantar, rugi-rugi dielektrik dan rugi-rugi selubung. Transmisi daya dengan menggunakan saluran kabel bawah tanah, untuk kondisi tertentu lebih menguntungkan dibandingkan dengan transmisi hantaran udara. Perubahan temperatur sangat mempengaruhi nilai tahanan arus searah, pada suhu standar (200C) dan suhu pada saat operasi (850C) seperti yang terlihat pada analisa data,didapat selisih tahanan arus sebesar 0,5475 x 105 ohm/m, yang mana hasil kali tahanan arus searah dengan faktor efek kulit dan faktor efek berdampingan juga menentukan besarnya nilai tahanan arus bolak-balik pada suhu operasi.Kemampuan hantar arus pada kabel dipengaruhi oleh suhu sakitar kabel, yang mana bila semakin tinggi temperatur sekitar kabel maka kemampuan hantar arus pada kabel semakin berkurang.
Pengukuran Grounding Pada Gedung Rumah Sakit Grand MitraMedika Medan Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi; Syaru R.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 1 (2021): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i1.3794

Abstract

Pembumian sistem merupakan usaha untuk menghubungkan bagian konduktif  terbuka perlengkapan dengan tanah. Adanya perbedaan jenis tanah, kelembaban, temperature dan kadar garam sangat mempengaruhi tahanan jenis tanah itu sendiri. Sistem pembumian pada peralatan kelistrikan dan elektronika adalah untuk memberikan perlindungan pada seluruh sistem. Sehingga sangat perlu dilakukan penelitian yang dapat melihat sejauh mana pengaruh parameter tersebut pada sistem Pembumian. Pembumian selain bemanfaat bagi kehidupan pentanahan bisa mendatangkan bahaya jika tidak diperhatikan dengan baik. Tingkat kebakaran yang tinggi disebabkan oleh listrik akibat peningkatan suhu yang tinggi. Suhu yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada kabel atau bahkan percikan api pada material yang dapat menimbulkan kebakaran. Pengukuran tahanan pentanahan ini menggunakan  Digital Earth Tester Resistance Tester dengan merk KYORITSU. Peralatan pengukuran pentahanan tanah terdiri dari Digital Earth Earth Resistance Tester, elektroda utama, elektroda bantu, mesin bor, dan kabel penghubung.