Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA PENEMPATAN LIGHTNING ARESTER PADA GARDU INDUK TANJUNG MORAWA Marlanfar Marlanfar; Yusmartato Yusmartato; Yusniati Yusniati; Zulfadli Pelawi
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transmisi  saluran udara sering mengalami gangguan-gangguan, baik dari dalam  maupun dari luar. Salah satu  gangguan luar adalah surja petir. Demi mempertahan-kan kelangsungan penyaluran daya listrik dari sumber ke konsumen dan untuk melindungi peralatan-peralatan listrik yang ada dalam sistem maka sangatlah perlu dilakukan pengamanan. Gangguan  yang disebabkan oleh petir akan dapat menaikan tegangan sampai beberapa kali tegangan nominal sistem tersebut, sehingga peralatan listrik  yang mempunyai rating tegangan tertentu akan terlampaui yang dapat merusak peralatan listrik tersebut. Untuk mengatasi gangguan petir di jaringan  sisi masuk gardu induk  dipasang pengaman petir yang dapat melindungi peralatan listrik yaitu dengan memasang lightning arester. Penguraian lebih lanjut adalah mengenai komponen-komponen  arester, cara kerja, karakteristik, penggunaan serta penentuan lokasi arester terhadap peralatan yang dilindungi. Untuk mengetahui pengaruh lightning arester yang dipasang pada gardu induk dibanding dengan yang tanpa memakai lightning arester. Untuk mengetahui surja petir terhadap isolasi. 
Analisa Kemampuan Hantar Arus Kabel Bawah Tanah Dari GI Titi Kuning ke GI Jln. Listrik Fitra Hendra; Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 5, No 1 (2020): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v5i1.2564

Abstract

Kemampuan hantar arus kabel bawah tanah dipengaruhi oleh bahan dan dimensi hantaran kabel, komponen penyusun kabel, instalasi dan kondisi lingkungan sekitar saluran kabel bawah tanah. Untuk mengetahui kemampuan hantar arus pada kabel berdasarkan temperatur kerja diperlukan perhitungan dengan memperhatikanFaktor-faktor yang mempengaruhinya. Di dalam pengerjaan skripsi ini penulis menggunakan metode studi literatur dan mengadakan diskusi dan konsultasi. Salah satu masalah pada transmisi saluran kabel bawah tanah adalah adanya rugi-rugi pada kabel yaitu rugi-rugi penghantar, rugi-rugi dielektrik dan rugi-rugi selubung. Transmisi daya dengan menggunakan saluran kabel bawah tanah, untuk kondisi tertentu lebih menguntungkan dibandingkan dengan transmisi hantaran udara. Perubahan temperatur sangat mempengaruhi nilai tahanan arus searah, pada suhu standar (200C) dan suhu pada saat operasi (850C) seperti yang terlihat pada analisa data,didapat selisih tahanan arus sebesar 0,5475 x 105 ohm/m, yang mana hasil kali tahanan arus searah dengan faktor efek kulit dan faktor efek berdampingan juga menentukan besarnya nilai tahanan arus bolak-balik pada suhu operasi.Kemampuan hantar arus pada kabel dipengaruhi oleh suhu sakitar kabel, yang mana bila semakin tinggi temperatur sekitar kabel maka kemampuan hantar arus pada kabel semakin berkurang.
Analisis Perbandingan Nilai Tahanan Pentanahan di Gedung dan di Gardu induk pada Rumah Sakit Grand Mitra Medika Medan Syaru Ramadhani; Yusmarato Yusmarato; Raja Harahap; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 3 (2021): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i3.4605

Abstract

Pentanahan merupakan salah satu fakctor kunci dalam usaha pengamanan (perlindungan) sistem tenaga listrik. Adanya perbedaan beberapa nilai tahanan pengukuran pentanahan pada jenis tanah bebatuan diakibatkan karena faktor keasaman dan kadar air yang ada pada tanah, Sumatera utara sangat pengaruh pada keamanan dari sistem pentanahan yang akan dibangun. Penelitian dilakukan dengan menganalisa Perbandingan nilai tahanan pengukuran pentanahana digedung dengan menanam 3 titik batang elektroda dengan kedalaman berbeda dan melakukan system paralel dari ketiga titik elektroda tersebut  dan pada pengukuran digardu induk ada 9 titik batang elektroda yang tertanam pengukuran dilakukan dengan cara tunggal tidak melakukan system paralel, pada nilai tahanan tanah 3000 ohm, jenis tanah bebatuan dengan menggunakan elektroda batang . Elektroda batang  tersebut dengan panjang 3,2 meter, dengan jarang masing-masing elektroda 2 meter, pengukuran dilakukan dengan  menggunakan alat ukur earth tester. Dari hasil penelitian tersebut hasil yang didapat dari perbandingan pengukuran pentanahan pada gedung dengan cara sytem paralel lebih baik (lebih kecil tahanananya) jika dibandingkan dengan pengukuran pada gardu induk non paralel. Pengukuran nilai tahanan tanah akan jauh lebih baik pada kedalaman yang maksimal dibandingkan dengan kedalaman biasa (1.280 cm)  lebih baik dari 320 cm atau 1 batang elektroda.
Pengukuran Grounding Pada Gedung Rumah Sakit Grand MitraMedika Medan Yusmartato Yusmartato; Ramayulis Nasution; Zulfadli Pelawi; Syaru R.
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 1 (2021): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i1.3794

Abstract

Pembumian sistem merupakan usaha untuk menghubungkan bagian konduktif  terbuka perlengkapan dengan tanah. Adanya perbedaan jenis tanah, kelembaban, temperature dan kadar garam sangat mempengaruhi tahanan jenis tanah itu sendiri. Sistem pembumian pada peralatan kelistrikan dan elektronika adalah untuk memberikan perlindungan pada seluruh sistem. Sehingga sangat perlu dilakukan penelitian yang dapat melihat sejauh mana pengaruh parameter tersebut pada sistem Pembumian. Pembumian selain bemanfaat bagi kehidupan pentanahan bisa mendatangkan bahaya jika tidak diperhatikan dengan baik. Tingkat kebakaran yang tinggi disebabkan oleh listrik akibat peningkatan suhu yang tinggi. Suhu yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada kabel atau bahkan percikan api pada material yang dapat menimbulkan kebakaran. Pengukuran tahanan pentanahan ini menggunakan  Digital Earth Tester Resistance Tester dengan merk KYORITSU. Peralatan pengukuran pentahanan tanah terdiri dari Digital Earth Earth Resistance Tester, elektroda utama, elektroda bantu, mesin bor, dan kabel penghubung.