Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KEDUDUKAN DAN PERAN GURU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Hikmat Kamal
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 14, No 1 (2018): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v14i1.670

Abstract

Abstrak:Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai guru tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan. Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional pasal 27 ayat 3 ada tiga peranan guru yaitu:1) sebagai pengajar; 2) sebagai pembimbing; 3) sebagai administrator kelas. Peran dan kedudukan guru menyampaikan risalah kenabian kepada umat manusia, yang pada hakekatnya mengemban misi rahmatan li al ‘alamin, yakni suatu misi yang mengajak umat manusia untuk tunduk dan beribadah kepada Allah SWT.
DASAR KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM Hikmat Kamal
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 1 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i1.1365

Abstract

Kepemimpinan diperlukan memiliki teladan yang menjadi model ideal pemimpin, Rasulullah SAW dikaruniai empat sifat utama, yaitu: Sidiq berarti jujur dalam perkataan dan perbuatan, Amanah berarti dapat dipercaya dalam menjaga tanggung jawab, Tablig berarti menyampaikan segala macam kebaikan kepada rakyatnya dan Fathonah berarti cerdas dalam mengelola. Agar tujuan pendidikan Islam bisa dicapai sesuai dengan yang diharapkan maka diperlukan adanya kepemimpinan yang mampu membuat perencanaan yang baik, mengorganisir, menggerakkan, dan melakukan kontrol serta mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Islam memberikan dasar-dasar normatif dan filosofis tentang kepemimpinan yang bersifat komprehensip dan universal. Tidak hanya untuk umat Islam tapi juga untuk seluruh umat manusia.
LANGKAH-LANGKAH KELUARGA DALAM UPAYA PEMBENTUKAN ESQ ANAK Hikmat Kamal
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 14, No 02 (2018): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v14i02.899

Abstract

Abstrak:Orang tua sangat berperan dan mereka diminta tanggung jawab, komitmen, dan konsistensinya dalam pendidikan anak orang tua dan lingkungan keluarga harus mampu menciptakan lingkungan yang dapat menjamin berkembangnya seluruh potensi dan kemampuan seorang anak. Langkah-langkah keluarga dalam pembenukan esq adalah:(1)langkah-langkah persiapan melalui pembinaan lingkungan Islami;(2) langkahlangkahpelaksanaan pendidikan anak pra-natal (masih dalam kandungan); (3)langkahlangkah pelaksanaan pendidikan anak setelah lahir pra-remaja; (4)langkah pendampingan di masa anak sudah menginjak dewasa. Kata Kunci: Keluarga, Pembentukan ESQ anak
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MENURUT AL-QUR’AN Hikmat Kamal
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 2 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i2.1797

Abstract

Abstrak:Dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran diperlulan adanya model pemebelajaran yang memiliki ciri raasional teoritik logis, landasan pemikiran. tingkah laku mengajar, lingkungan belajar. Model pebelajaran al- qur’an meliputi sebuah komponen konsep pendidikan Islam, yang ditopang dengan pola pendidikan Rasulullah saw, sahabat Nabi dan ijtihad para ulama. Ayat-ayat yang digunakan dalam memilih pendekatan pembelajaran. diantara; Pendekatan akal atau ma’rifi. Pendekatan induksi (hukum yang bersifat umum). Pendekatan deduksi. Pendekatan Emosi. pendekatan yang dilakukan untuk menggugah daya rasa atau emosi peserta didik agar mampu meyakini, memahami dan mengahayati materi yang disampaikan). Pendekatan Ifradi (dilakukan untuk memberikan perhatian kepada peserta didik dengan karakter yang berbeda).  Kata Kunci: Model Pembelajaran, Pendidikan dan al-Qur’an