Widia Febriana
UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETERBUKAAN DAN NIAT: REFLEKSI TERHADAP GEJALA SIMBOLISME DALAM MASYARAKAT ISLAM PASCA-KEBENARAN Widia Febriana; Tayo Sandono
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 17, No 1 (2021): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v17i1.3673

Abstract

Simbolisme dalam arti yang sempit khusus untuk artikel ini adalah pemakaian ikon dan simbol untuk menjustifikasi suatu perbuatan yang sebenarnya dapat dievaluasi secara rasional dengan menyorot langsung pada fakta perbuatan tersebut. Contoh dari simbolisme adalah penokohan terhadap seseorang. Simbolisme terlihat pada masyarakat Islam kontemporer sebagai sebuah gejala dalam pergaulan sosial dimana masyarakat menggunakan simbol dan ikon untuk menjustifikasi perbuatan-perbuatan yang dinilai amoral atau pidana dari perspektif sebagian masyarakat, muslim atau non-muslim. Tujuan pertama makalah ini adalah untuk meninjau ajaran Islam mengenai simbolisme dengan latar belakang evolusioner dan sejarah kenabian. Tujuan kedua makalah ini adalah menawarkan solusi atas masalah simbolisme dengan berpijak pada ajaran Islam. Kami menggunakan metode intuisi linguistik dari bidang filsafat analitik untuk mencapai kedua tujuan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbolisme adalah sebuah naluri purba manusia yang terus ditentang oleh nabi-nabi dari Adam hingga Muhammad. Simbolisme memunculkan bahaya bagi kelangsungan hidup manusia karena dapat membawa pada perpecahan dan adu domba oleh pihak ketiga sehingga tanpa kesadaran bahwa dirinya telah diperalat, manusia menjalankan agenda-agenda pihak ketiga. Untuk mengatasi masalah ini, kami menawarkan dua solusi. Pertama, solusi vertikal dengan merujuk langsung pada niat dari pelaku dalam melakukan perbuatan. Kedua, solusi horizontal dengan melakukan diskusi dan silaturahmi antar kelompok.