Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JKMM

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA TIM DALAM PENERAPAN PATIENT SAFETY Lukman Bima; Indahwaty Sidin; Ridwan Amiruddin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 2: Maret 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i2.8719

Abstract

Budaya organisasi merupakan interaksi yang kompleks atas kinerja sejumlah individu dalam sebuah organisasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja tim dalam penerapankeselamatan pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatifdengan menggunakan desain cross sectional study. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakankuesioner. Sampel penelitian adalah semua perawat di Instalasi Rawat Inap RS.Ibnu Sina sebanyak 107 orang.Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan uji regresi linear berganda untuk melihat pengaruh variabelindependen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel innovation & risk takingberpengaruh signifikan terhadap kinerja tim (p 0.009 < 0.05) dan besar nilai koefisien regresi adalah 0.089(positif). variabel attention to detail tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim (p 0.204 > 0.05) dan nilaikoefisien regresi (&beta;) adalah -0.045 (negatif). Variabel outcome orientation berpengaruh signifikan terhadapkinerja tim (p 0.00 < 0.05) dan besar nilai koefisien regresi (&beta;) adalah 0.293 (positif). Variabel peopleorientation berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim (p 0.00 < 0.05) dan nilai koefisien regresi (&beta;) adalah0.210 (positif). Variabel team orientation tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim (p 0.564 > 0.05) danbesar nilai koefisien regresi (&beta;) adalah 0.031 (positif). Variabel aggressiveness tidak berpengaruh signifikanterhadap kinerja tim (p 0.564 > 0.05) dan besar nilai koefisien regresi (&beta;) adalah 0.031 (positif). Variabelstability berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim (p 0.000 < 0.05) dan besar nilai koefisien regresi (&beta;) adalah0.281 (positif).
PERBEDAAN PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR KARYAWAN DI RS SWASTA DAN RS PEMERINTAH Rusda Ananda; Indahwaty Sidin; Tahir Abdullah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 2 No. 2: Desember 2019
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v2i1.10059

Abstract

Rumah sakit dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen terhadap organisasi sehingga perlu iklim organisasi dan dukungan organisasi yang tepat agar karyawan memiliki organizational citizenship behavior (OCB) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pengaruh iklim organisasi dan dukungan organisasi terhadap OCB karyawan di rumah sakit swasta dan pemerintah. Penelitian dilakukan di RS Stella Maris dan RS Universitas Hasanuddin Kota Makassar. RS Stella Maris dipilih sebagai representasi rumah sakit swasta dan RS Universitas Hasanuddin sebagai respresentasi rumah sakit pemerintah. Responden penelitian merupakan tenaga medis dan non medis yang dipilih berdasarkan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 170 karyawan rumah sakit yang terdiri dari 83 responden dari rumah sakit swasta dan 87 responden dari rumah sakit pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan di RS Stella Maris. Selain itu iklim organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan di RS Universitas Hasanuddin. Selain iklim organisasi, dukungan organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan di RS Stella Maris. Begitu pula di RS Universitas Hasanuddin dimana dukungan organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap OCB karyawan. Iklim organisasi tidak memiliki perbedaan pengaruh di RS Stella Maris dan RS Universitas Hasanuddin. Sebaliknya, dukungan organisasi memiliki perbedaan pengaruh di Stella Maris dan RS Universitas Hasanuddin. Sebagai kesimpulan, iklim organisasi dan dukungan organisasi masing-masing berpengaruh signifikan terhadap OCB karyawan di RS Stella Maris dan RS Universitas Hasanuddin, namun ada perbedaan pengaruh dukungan organisasi terhadap OCB karyawan pada kedua rumah sakit tersebut.