Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Prediksi Wilayah Penyebaran Demam Berdarah Di Sumatera Utara THF Harumi; Dewi Sartika Br Ginting
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 3, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.258 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v3i3.2468

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui nyamuk yang paling cepat menyebar di dunia. Di Indonesia, lebih dari 33 persen masyarakat dunia terancam bahaya. Wilayah Pesisir merupakan salah satu wilayah yang paling berisiko terjangkit Demam Berdarah, terutama dari bidang sosial dan lingkungan, sehingga studi diagnostik dini harus menangani hal tersebut secara efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan mengidentifikasi wilayah pesisir yang berpotensi terkena Demam Berdarah paling parah untuk terhindar dari Demam Berdarah. Metodologi yang digunakan adalah Pemetaan berdasarkan analisis prediksi menggunakan metode neuralnetwork backpropogation , analisis sensitivitas dan implementasi Sistem Informasi Geografis berbasis Web.  Sampel wilayah yang digunakan adalah Bagan Deli, Sibolga, Tapanuli Tengah, Langkat, dan medan Medan. Sumber data berdasarkan data sekunder dan data primer dari hasil survey langsung terhadap masyarakat di lima wilayah ini. Diharapkan  pemetaan wilayah demam berdarah berbasis Sistem Informasi Geografis ini  dapat lebih memudahkan masyarakat dan pemerintah setempat untuk dapat melihat prioritas wilayah yang paling terdampak demm berdarah sehingga penanganan menjadi lebih cepat, efektif dan efisien.
Pemanfaatan Aplikasi Keuangan di Smartphone untuk Manajemen Keuangan Usaha Pada Kelompok PKK Kelurahan Rambung Barat Fuzy Yustika Manik; Dewi Sartika Br. Ginting; Tetty Yuliaty
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.494 KB) | DOI: 10.47065/jrespro.v2i2.942

Abstract

The purpose of this service is to provide training and assistance to PKK members to be able to manage finances and manage business finances. The method used is a social approach. Where the preparation stage is carried out by conducting surveys and observations to identify problems and analyze the situation and community needs. Then carried out the implementation stage with two main activities, namely training and mentoring. During the training, PKK members were given knowledge in financial management and practical financial management with applications. Assistance is provided when participants practice directly using the application. Based on the evaluation carried out, it is known that the results of this service have increased the knowledge of PKK members about financial management with an average posttest score of 70. Through the assistance carried out, each PKK member already has an account in one of the applications. financial management, and can be used for recording every transaction, debt to recording stock of goods that are still available
Web-Based Expert System for Diagnosis Mycetoma Using Dempster-Shafer Methods Dewi Sartika Br Ginting; Dinda Ramadhani
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2023): Instal : Jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalkomputer.v15i01.52

Abstract

Health is very important and valuable for humans, because without good health, every human being will experience difficulties in carrying out their daily activities. Mycetoma disease, also known as fungal infection and flesh-eating disease, affects people who live in rural or remote areas and have limited access to health care and medicines. So to overcome this problem, we need an expert system that is able to diagnose mycetoma based on the symptoms suffered. The expert system for diagnosing mycetoma using the Dempster Shafer method is designed as a tool for early identification of mycetoma. The Dempster Shafer method was chosen because data collection (weight) for the Dempster Shafer calculation is relatively easy to do just by giving an expert's trust value for a symptom. The calculation process for obtaining conclusions is also relatively easy to do because in the calculations the Dempster-Shafer theory only involves the probabilities of all possible diseases from each symptom.
Sistem Informasi Geografis Prediksi Wilayah Penyebaran Demam Berdarah Di Sumatera Utara THF Harumi; Dewi Sartika Br Ginting
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 3, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v3i3.2468

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui nyamuk yang paling cepat menyebar di dunia. Di Indonesia, lebih dari 33 persen masyarakat dunia terancam bahaya. Wilayah Pesisir merupakan salah satu wilayah yang paling berisiko terjangkit Demam Berdarah, terutama dari bidang sosial dan lingkungan, sehingga studi diagnostik dini harus menangani hal tersebut secara efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan mengidentifikasi wilayah pesisir yang berpotensi terkena Demam Berdarah paling parah untuk terhindar dari Demam Berdarah. Metodologi yang digunakan adalah Pemetaan berdasarkan analisis prediksi menggunakan metode neuralnetwork backpropogation , analisis sensitivitas dan implementasi Sistem Informasi Geografis berbasis Web.  Sampel wilayah yang digunakan adalah Bagan Deli, Sibolga, Tapanuli Tengah, Langkat, dan medan Medan. Sumber data berdasarkan data sekunder dan data primer dari hasil survey langsung terhadap masyarakat di lima wilayah ini. Diharapkan  pemetaan wilayah demam berdarah berbasis Sistem Informasi Geografis ini  dapat lebih memudahkan masyarakat dan pemerintah setempat untuk dapat melihat prioritas wilayah yang paling terdampak demm berdarah sehingga penanganan menjadi lebih cepat, efektif dan efisien.
Digitalisasi Administrasi Desa Kuta Mbelin Berbasis SID Untuk Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Berkelanjutan Syahril Efendi; Fauzan Nurahmadi; Fuzy Yustika Manik; Seniman; T. Henny Febriana Harumy; Ivan Jaya; Yeni Absah; Muhammad Romi Syahputra; Liana Dwi Sri Hastuti; Pauzi Ibrahim Nainggolan; Tulus Joseph Herianto; Dewi Sartika Br Ginting; Yudhistira
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4326

Abstract

Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance. Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa. Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin
Digitalisasi Layanan Pemesanan pada Kedai Kopi melalui Implementasi Aplikasi Berbasis Mobile Insidini Fawwaz; Romi Fadillah Rahmat; Desilia Selvida; Nurrahmadayeni; Dewi Sartika Br Ginting
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.3306

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengadopsi sistem layanan berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan pelanggan. Salah satu sektor yang membutuhkan transformasi digital adalah usaha kedai kopi yang masih banyak menggunakan sistem pemesanan secara manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu mitra, yaitu sebuah kedai kopi lokal, dalam mengimplementasikan aplikasi pemesanan berbasis mobile sebagai solusi digitalisasi layanan. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan, pengembangan aplikasi, pelatihan penggunaan sistem, serta evaluasi penerapan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi aplikasi mobile mampu mempercepat proses pemesanan, mengurangi kesalahan pencatatan pesanan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional kedai kopi. Selain itu, mitra menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengoperasikan aplikasi setelah pelatihan dilakukan. Program ini membuktikan bahwa digitalisasi layanan berbasis mobile dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM di bidang kuliner. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa aplikasi mobile dapat meningkatkan efisiensi pemesanan dan pengelolaan transaksi pada usaha kedai kopi.
INOVASI DIGITAL DAN TEKNOLOGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA KUTA MBELIN Syahril Efendi; Fauzan Nurahmadi; Fuzy Yustika Manik; Seniman Seniman; T. Henny Febriana Harumy; Ivan Jaya; Yeni Absah; Muhammad Romi Syahputra; Liana Dwi Sri Hastuti; Pauzi Ibrahim Nainggolan; Tulus Joseph Herianto; Dewi Sartika Br Ginting; Yudhistira Yudhistira
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5154

Abstract

 Abstract: Kuta Mbelin Village in STM Hulu District, Deli Serdang Regency, utilizes digital technology to accelerate sustainable development through its official village website, kutambelin.com. This website plays a crucial role in promoting the village's potential, particularly in the agriculture and nature tourism sectors, which support the achievement of SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Furthermore, kutambelin.com highlights sustainable environmental management programs relevant to SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and supports digital infrastructure innovation related to SDG 9 (Innovation, Infrastructure, and Industrialization). Keywords: Kuta Mbelin Village, digital innovation, sustainable development, SDGs, village website, local promotion, agriculture, tourism. Abstrak: Desa Kuta Mbelin di Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan melalui situs web resmi desa, kutambelin.com. Website ini memainkan peran penting dalam mempromosikan potensi desa, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata alam, yang mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Selain itu, kutambelin.com menyoroti program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, relevan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta mendukung inovasi infrastruktur digital yang terkait dengan SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industrialisasi). Kata Kunci : Desa Kuta Mbelin, inovasi digital, pembangunan berkelanjutan, SDGs, website desa, promosi lokal, pertanian, pariwisata.
Pengoptimalan Aplikasi Pemantauan Gizi Anak Upaya Mengedukasi Ibu PKK Kelurahan Limau Sundai Dalam Pencegahan Stunting Dewi Sartika Br Ginting; Siti Nur Salsabila; Rafi Fauzan Tsany Lubis; Dona Lorenza; Fanindia Purnamasari
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v5i01.411

Abstract

Prevalensi stunting pada balita di Indonesia mencapai 31% (2022), lebih tinggi dibandingkan angka global sebesar 22,3%. Masalah kesehatan ini menuntut penanganan serius, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi SKiDOTrack berbasis android untuk edukasi dan pemantauan gizi, guna membantu mengedukasi mitra dalam pencegahan stunting. Aplikasi ini dilengkapi fitur grafik pertumbuhan, materi edukasi kesehatan, forum diskusi, serta panel admin. Metode pelaksanaan program meliputi kerja sama mitra, survei baseline, pengembangan dan validasi materi, serta training of trainers bagi ibu-ibu PKK. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknologi dan pengetahuan mitra setelah pelatihan. Kemampuan navigasi aplikasi naik dari 10% menjadi 60%, pengisian data dari 20% menjadi 85%, dan pembacaan grafik dari 15% menjadi 85%. Pemahaman masyarakat terkait stunting melonjak dari 39,4% menjadi 93,14%, pengetahuan ASI dari 40% menjadi 93,33%, serta imunisasi dan MPASI dari 42,9% menjadi 90,12%. Kesimpulannya, penerapan aplikasi SKiDOTrack terbukti efektif dalam memberdayakan kader PKK dan meningkatkan literasi kesehatan, menjadikannya solusi digital yang sangat penting dan potensial untuk mempercepat penurunan angka stunting di masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengintegrasikan Coding dan Artificial Intelligence Generatif pada Pembelajaran Berbasis Project-Based Learning Fuzy Manik; T.Henny Febriana Harumy; Desilia Silvida; Mesra Betty Yel; Dewi Sartika Br Ginting
Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Sinergi Digital untuk Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Data Sinergi Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65853/sidena.v2i1.146

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) generatif menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Namun, masih banyak guru sekolah dasar yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan coding berbasis Scratch maupun AI generatif sebagai pendukung pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan coding berbasis Scratch dan AI generatif ke dalam pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Training and Mentoring yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, presentasi hasil, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 25 guru sekolah dasar yang berasal dari beberapa sekolah dengan latar belakang mata pelajaran yang beragam. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, penilaian perangkat pembelajaran, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 56,0 pada pre-test menjadi 88,3 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 32,3 poin. Peserta juga berhasil menghasilkan perangkat pembelajaran berupa modul ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), media pembelajaran, prompt AI, dan proyek sederhana berbasis Scratch yang siap diimplementasikan dalam pembelajaran. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan yang mengintegrasikan coding berbasis Scratch, AI generatif, dan PjBL efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru sekolah dasar serta berpotensi menjadi model pelatihan yang dapat direplikasi di berbagai sekolah untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi.