Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DARUL HABIBI NAHDATUL WATHAN (NW) PAOK TAWAH PRAYA LOMBOK TENGAH. satria umami
SOLID Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v8i2.261

Abstract

Abstract: Boarding schools as education providers, selectively aimed at making students a reliable resource and expected to become leader of the Muslims, therefore the system or system component of education boarding schools should be improved.The focus of this research is to examine the system of education boarding schools Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya central Lombok in pursuit of goals that are explained in the formulation of the problem: 1) how the system of education boarding schools Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya central Lombok 2) how the relationship component of the education system in achieving the objectives. Keywords: Educational Boarding Schools System, System Component in Achieving Goals Abstrak: Pondok pesantren sebagai penyelenggara pendidikan Islam, secara  selektif bertujuan menjadikan sumber daya santri yang handal dan diharapkan dapat menjadi pimpinan umat Islam, oleh karena itu sistem atau komponen sistem  pendidikan  pondok pesantren harus ditingkatkan. Fokus dari penelitian ini untuk mengkaji sistem pendidikan pondok pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah dalam mencapai tujuan yang di jelaskan dalam rumusan masalah: 1) Bagaimana Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah 2) Bagaimana Hubungan Komponen Sistem   Pendidikan Dalam Mencapai Tujuan. Kata Kunci: Sistem Pendidikan Pondok Pesantren, Hubungan Komponen Sistem Dalam Mencapai Tujuan
Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Darul Habibi Nahdhatul Wathan Paok Tawah, Praya, Lombok Tengah satria umami
SOLID Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v10i1.385

Abstract

Abstrak –  Pondok pesantren sebagai penyelenggara pendidikan Islam, secara selektif bertujuan menjadikan sumber daya santri yang handal dan diharapkan dapat menjadi pimpinan umat Islam, oleh karena itu sistem atau komponen sistem pendidikan pondok pesantren harus ditingkatkan. Fokus dari penelitian ini untuk mengkaji sistem pendidikan pondok pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah dalam mencapai tujuan yang di jelaskan dalam rumusan masalah: 1) Bagaimana Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Darul Habibi Nahdatul Wathan Paok Tawah Praya Lombok Tengah 2) Bagaimana Hubungan Komponen Sistem Pendidikan Dalam Mencapai Tujuan. Kata kunci:  Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Dalam Mencapai Tujuan
DAMPAK MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MADRASAH IBTIDAKIYAH PESENG DESA WAJAGESENG DIMASA PANDEMI COVID-19 (PERSPEKTIF PSIKOLOGI ANAK, ORANG TUA DAN GURU) satria umami; Dwi Andayani
SOLID Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/solid.v11i2.502

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan guna mengetahui dampak media pembelajaran secara daring dalam pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidakiyah Peseng Desa Wajageseng di masa covid 19. Penelitian ini juga untuk mengetahui kebijakan yang digunakan dalam pembelajaran secara daring selama pandemi covid-19, Inovasi pembelajaran yang diterapkan sekolah serta hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pendidikan agama islam secara daring. Metode penelitain yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif berbasis studi deskriptif. Maksudnya metode ini bertujuan untuk menguraikan secara apa adanya yang terjadi sesuai fakta dan temuan di lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di Madrasah Ibtidakiyah Peseng Desa Wajageseng, pelaksanakan pembelajaran sebagian besar dilakukan secara daring selama pandemi covid-19 berlangsung. Namun pelaksanaannya kurang efektif , karena di beberapa mata pelajaran siswa sulit memahami pelajaran seperti mata pelajaran Akidah ahlak dan fikih, serta tingkat psikologis siswa berbeda-beda. kebanyakan orang tua juga sulit memahami teknologi maupun pelajaran yang diberikan kepada anaknya, sehingga seringkali sulit untuk membimbing aanak mereka di rumah. dari segi ekonomi orang tua siswa masih kurang sehingga sebagian kecil siswa tidak memiliki android atupun leptop, hal ini mengakibatkan mereka harus mencari dan bergabung dengan teman mereka yang memiliki android ataupun leptop.Kata Kunci: Daring, PAI, Covid-19AbstractThis study aims to determine the impact of online learning media in Islamic education at Madrasah Ibnotiyah Peseng, Wajageseng Village during the covid 19 period. This study is also to determine the policies used in online learning during the covid-19 pandemic, learning innovations implemented by schools and obstacles. - Barriers to the implementation of online Islamic religious education. The research method used in this study is a qualitative method based on a descriptive study. This means that this method aims to describe what is happening according to the facts and findings in the field. The results of this study indicate that at Madrasah Ibnotiyah Peseng, Wajageseng Village, the implementation of learning is mostly done online during the covid-19 pandemic. However, the implementation is less effective, because in some subjects it is difficult for students to understand subjects such as Akidah ahlak and fiqh subjects, and the psychological level of students is different. most parents also find it difficult to understand technology and the lessons given to their children, so it is often difficult to guide their children at home. from an economic point of view the parents of students are still lacking so that a small number of students do not have an android or laptop, this causes them to have to find and join their friends who have an android or laptop.Keywords: Online, PAI, Covid-19
Religious Trauma in the Digital Era: A Case Study of Muslim Diaspora and the Clash of Global Traditions with Indonesian Islam Ma’shum Ahmad; Salwa Dama Nazila; Satria Umami; Aisyah Wardatul Jannah
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol. 11 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v11i2.10146

Abstract

This study aims to analyze how religious trauma among Indonesian Muslim diasporas is produced, reproduced, and negotiated in digital spaces, and how these experiences contribute to the transformation of religious identity in a global-digital context. Beyond the experience of physical migration, Indonesian Muslim diaspora engage in ongoing religious identity negotiation through sustained exposure to digitally mediated religious norms circulating within transnational online publics. Employing a qualitative case-study approach, the research analyzes approximately 150 units of digital data collected from YouTube and TikTok between 2021–2024, including short videos, comment threads, and public interviews involving Indonesian Muslim diaspora figures. The data were examined through thematic digital discourse analysis combined with a social exegesis approach. The findings indicate that religious trauma is largely generated through digitally mediated moral judgment, the algorithmic amplification of rigid religious narratives, and the public delegitimation of individual religious choices. At the same time, digital platforms function as counter-spaces for healing, enabling narrative expression, community support, and inclusive reinterpretations of Islamic teachings. This study proposes the concept of digitally mediated religious trauma. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana trauma religius di kalangan diaspora Muslim Indonesia diproduksi, direproduksi, dan dinegosiasikan di ruang digital, serta bagaimana pengalaman tersebut berkontribusi terhadap transformasi identitas keagamaan dalam konteks global-digital. Diaspora Muslim Indonesia mengalami proses negosiasi identitas religius tidak hanya melalui pengalaman migrasi, tetapi juga melalui paparan berkelanjutan terhadap norma-norma keagamaan yang termediasi secara digital dan beredar dalam ruang publik daring transnasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan sekitar 150 unit data digital yang dikumpulkan dari platform YouTube dan TikTok pada periode 2021–2024, meliputi video pendek, kolom komentar, dan wawancara publik yang melibatkan figur diaspora Muslim Indonesia. Analisis data dilakukan melalui analisis wacana digital tematik yang dipadukan dengan pendekatan tafsir sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa trauma religius terutama dihasilkan melalui penghakiman moral yang termediasi secara digital, amplifikasi algoritmik terhadap narasi keagamaan yang rigid, serta delegitimasi publik atas pilihan keagamaan personal. Di sisi lain, platform digital juga berfungsi sebagai ruang tandingan bagi proses pemulihan melalui artikulasi naratif, dukungan komunitas, dan reinterpretasi ajaran Islam yang lebih inklusif. Penelitian ini mengajukan konsep trauma religius termediasi digital.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KELUARGA DALAM MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG (KENAKALAN REMAJA) DI DESA KETARA KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Satria Umami; Dwi Andayani; Aini Husnida Wulandari
JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/jaim.v2.i2.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis keluarga sebagai instrumen preventif dalam mengatasi fenomena perilaku menyimpang atau kenakalan remaja di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, orang tua, dan remaja, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika perubahan sosial di Desa Ketara memicu berbagai bentuk kenakalan remaja akibat lemahnya kontrol internal maupun eksternal. Peran PAI berbasis keluarga diwujudkan melalui fungsi keteladanan (uswatun hasanah), pembiasaan praktik ibadah ritual, dan penanaman nilai-nilai moral-spiritual. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman agama orang tua, keterbatasan ekonomi yang memicu migrasi tenaga kerja, serta kuatnya arus teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan fungsi pendidikan keluarga, yang secara konsisten berlandaskan pada metodologi pengasuhan Islami, menjadi faktor penentu utama dalam menekan eskalasi kenakalan remaja di wilayah pedesaan.