Muhammad Yunus
STMIK Bumigora Mataram

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM FUZZY UNTUK PENENTUAN BEASISWA Muhammad Yunus; Suriyati Suriyati
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1338.114 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v16i1.21

Abstract

The lack of quota each scholarship awarded by the RISTEK DIKTI make students vying to get it. For example, in 2016 a scholarship PPA quotanya 12 people and scholarships BPP as many as 11 people, while registering perbeasiswa can reach hundreds of students. Of course, with this state of student affairs should be thorough and careful in the selection of the requirements that have been proposed student. Especially in the student still using simple calculations and application of semimanual for decision-making. Given each scholarship PPA and BBP has several requirements that must be met students we need a system that is able to decide objectively. So that decisions are absolutely on target in accordance with the government's expectations. Therefore, in this study the theme of the fuzzy system for selecting scholarship in STMIK Bumigora Mataram. The results of this study contribute to the recommendations that indicate a student suitably receive certain types of scholarships with an accuracy of 80%. The indicator is used as a determinant in the decision-making scholarship acceptance form of the economic situation of parents, grade point average, points student, active in the organization and the certificate of student activities.
PENERAPAN FUZZY EXPERT SYSTEM UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TELINGA, HIDUNG DAN TENGGOROKAN (THT) Muhammad Yunus
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 15 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.664 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v15i1.29

Abstract

Otorhinolaryngology is a group of diseases that infect many people including Indonesians, especially in West Lombok Regency in West Nusa Tenggara. This disease is very dangerous because it disrupts the respiratory area such as polyp and sinusitis in the nose.This research is discuss about the making of expert system by fuzzy logic concept to diagnose the otolaryngology. The amount of otolaryngology that used to be sample for this research is 18 type of disease which consisted of 10 diseases in ear, 5 diseases in nose and 3 diseases in throat. While the patients who used to be test cases are 50 people. Inference system method that used in this research is Mamdani with deffuzifcation process by centroid method. From the results of the test system with the number of patients of 50 people, the results concluded that the level of match between the application result and doctor’s diagnosis achieve an accuracy of 82% for this type of disease analysis. As many as 64,85% of the 82% of the application test data are in accordance with the doctor’s analysis namely disease’s name and degree 34,15% of them match the disease’s name but there is a difference between the applications values with doctor’s analysis. Trial data that do not match doctor’s analysis is 18%.
Desain Model Penjadwalan Pelajaran dan Media Ajar Berbasis Komputer pada Pondok Pesantren Al-Intishor Mataram Muhammad Yunus
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 17 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.079 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v17i2.82

Abstract

Pada Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Intishor, pembuatan jadwal belajar masih dikerjakan secara semi manual menggunakan microsoft excel sehingga membutuhkan waktu yang lama. Biasanya dalam menyusun jadwal membutuhkan waktu satu mingguan karena pada Ponpes ini terdiri dari dua lembaga pendidikan yaitu Madarasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penjadwalan menjadi tambah rumit ketika guru yang akan dijadwalkan mengajar di kedua madrasah, apalagi dengan jam ngajar yang lumayan banyak. Selain penjadwalan, rata-rata guru di ponpes ini hampir tidak pernah menggunakan perangkat teknologi informasi dalam menyampaikan materi ke para siswa. Hal ini tentunya bisa membuat siswa menjadi bosan dan tidak menarik. Terutama untuk beberapa mata pelajaran yang membutuhkan simulasi dalam bentuk animasi, audio maupun video. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengumpulan data, analisa masalah, perumusan masalah dan solusi, implementasi dan evaluasi hasil. Dari hasil rumusan masalah didapatkan solusi yang ditawarkan yaitu menggunakan aplikasi FET untuk penjadwalan dan penggunaan Ms. Power Point untuk pembuatan media ajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hasil dari penelitian ini yaitu ponpes Al-Intishor berhasil membuat jadwal dengan berbagai model hasil menggunakan aplikasi FET, serta para guru mampu membuat media ajar berbasis TIK menggunakan Power Point. Dengan diterapkannya penjadwalan dan pembuatan media ajar berbasis TIK diharapkan mampu meningkatkan kinerja ponpes Al-Intishor dalam menghasilkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Optimasi Penentuan Nilai Parameter Himpunan Fuzzy dengan Teknik Tuning System Muhammad Yunus
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.635 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v18i1.334

Abstract

Dalam membangun suatu sistem atau aplikasi berbasis fuzzy, tentunya langkah pertama yang mesti dilakukan adalah merancang pembentukan variabel dan himpunan fuzzy. Namun didalam implementasinya, kebanyakan peneliti pada saat pembentukan proses ini tidak melakukan atau melewati langkah yang sangat penting yaitu proses tuning pada penentuan nilai parameter himpunan fuzzynya. Misalnya saat menentukan nilai parameter dengan mengambil nilai sembarang tanpa dilakukan evaluasi untuk optimasi. Sehingga solusi yang harus dilakukan adalah dengan melakukan proses tuning system secara berulang-ulang pada saat pembentukan parameter himpunan fuzzy sampai menemukan nilai yang terbaik. Hasil terbaik diambil berdasarkan semakin seringnya nilai output fuzzy berubah ketika proses perubahan nilai input dilakukan. Dalam penelitian ini, proses tuning system fuzzy diterapkan pada contoh kasus Sistem Fuzzy Diagnosa Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT). Dalam proses pembentukan variabel dan himpunan fuzzy-nya menggunakan enam model alternatif dengan nilai paramater yang diambil secara random. Hasil tuning system menunjukkan bahwa model 3 (tiga) dengan paramater nilai himpunan Rendah (0 0 20 50), Sedang (20 50 80) dan Tinggi (50 80 100 100) memiliki tingkat akurasi output lebih tinggi dari ke 5 model lainnya dari data uji coba sebanyak 60 sample. Sehingga model ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai nilai parameter himpunan fuzzy pada kasus Fuzzy THT.